press enter to search

Selasa, 20/04/2021 17:02 WIB

Berpakaian Seperti Ninja Hatori, Maling Ini Secepat Kilat Curi Celana Dalam Gadis

Redaksi | Rabu, 07/04/2021 06:29 WIB
Berpakaian Seperti Ninja Hatori, Maling Ini Secepat Kilat Curi Celana Dalam Gadis Aksi pencurian celana dalam terekam kamera CCTV warga kampung Cabang Pulo Bambu RT 02/01, Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. (iNews/Abdullah)

BEKASI (aksi.id)  – Ada-ada saja aksi pencurian yang menggegerkan warga kampung Cabang Pulo Bambu RT 02/01, Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Aksi pencuri hanya menyasar celana dalam wanita.

Aksi pencurian sempat terekam kamera CCTV rumah warga terjadi pada Selasa (6/4/2021) pukul 00.04 WIB. Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat menggunakan penutup muka dari pakaian seperti Ninja Hatori dan hanya menggunakan kaos dalam berwarna putih. 

Bak seperti mafia di film Jepang, pelaku menyusup memasuki halaman rumah salah satu warga dengan membuka pagar terbuat dari kayu dan menghampiri jemuran di halaman rumah tersebut. 

Sontak saja, pelaku langsung mengambil harta karunya berupa celana dalam dan langsung menghilang seperti menggunakan jurus bayangan.

Berdasarkan keterangan warga yang bernama Ukar (40),  aksi pencurian pakaian dalam di lingkungannya kerap terjadi dan meresahkan warga sekitar yang ketakutan akan celana dalam menghilang dicuri.

”Masih kami selidiki pelaku pencurian pakaian dalam di daerah kami dan kami akan perketat pengamanan di lingkungan kami,” katanya.
Menurutnya, sudah sejak lama lingkungannya kehilangan celana dalam milik ibu-ibu maupun gadis di permukiman warga.

Namun, warga awalnya tidak percaya dengan hilangnya celana dalam tersebut karena tidak ada bukti yang mengarah pencurian.”Tentunya kami resah, takutnya celana dalam itu disalahgunakan oleh pelaku,” ujarnya. 

Sementara para korban pencurian sampai saat ini enggan melaporkan kejadian pencurian celana dalam wanita, karena menurut para korban tidak perlu melaporkan kejadian tersebut. 

Namun, warga awalnya tidak percaya dengan hilangnya celana dalam tersebut karena tidak ada bukti yang mengarah pencurian.”Tentunya kami resah, takutnya celana dalam itu disalahgunakan oleh pelaku,” ujarnya. 

Sementara para korban pencurian sampai saat ini enggan melaporkan kejadian pencurian celana dalam wanita, karena menurut para korban tidak perlu melaporkan kejadian tersebut. 

Mereka berharap tidak ada lagi terjadi pencurian. ”Kan saya perlu keluar uang lagi buat beli celana dalam. Kalau bisa jangan mencuri celana dalam saya,” kata wanita yang enggan disebutkan namanya.  (ny/Sumber: iNews.id)