press enter to search

Minggu, 11/04/2021 11:41 WIB

EMA : Waspada Kasus Pembekuan Darah Terkait Vaksin AstraZeneca

Dahlia | Rabu, 07/04/2021 22:07 WIB
EMA : Waspada Kasus Pembekuan Darah Terkait Vaksin AstraZeneca

Jakarta (aksi.id)  - Komite keamanan dari Badan Obat Eropa (EMA) mengeluarkan pernyataan resmi terkait vaksin Covid-19 AstraZeneca. Disebutkan bahwa kejadian pembekuan darah memang bisa terjadi sebagai efek samping langka vaksin.

Para tenaga kesehatan diimbau untuk waspada terhadap tanda-tanda pembekuan darah ditambah trombosit yang rendah pada sampai sekitar dua minggu setelah seseorang menerima vaksin.

EMA menegaskan bahwa pada akhirnya vaksin AstraZeneca tetap lebih banyak manfaat dibanding risikonya. Sejauh ini kasus pembekuan darah sebagian besar hanya terjadi pada wanita di bawah usia 60 tahun.

 

"Sejauh ini kebanyakan kasus dilaporkan terjadi pada wanita di bawah usia 60 tahun dalam waktu dua minggu setelah vaksinasi. Berdasarkan bukti yang tersedia saat ini, faktor risiko spesifiknya masih belum bisa dikonfirmasi," lanjut EMA.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lucia Rizki Andalusia, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan keamanan dan khasiat vaksin AstraZeneca. Ia memastikan efek samping vaksin AstraZeneca di Indonesia masih masuk kategori ringan, tidak ada masalah pembekuan darah.

"Tetapi BPOM terus memantau dan mengikuti perkembangan yang dilakukan oleh EMA dan regulator obat negara lain," kata Lucia dikutip dari detikcom.

(lia/sumber:detik.com)