press enter to search

Sabtu, 24/02/2024 12:13 WIB

Berpikir Positif Saat Sakit Mempercepat Kesembuhan, Insya Allah

| Rabu, 02/12/2020 09:09 WIB
Berpikir Positif Saat Sakit Mempercepat Kesembuhan, Insya Allah

Pengalaman waktu dirawat karena sakit jantung.

Alhamdulillah, ada sahabat yang memberi semangat dan motivasi. Dia tahu saya dirawat karena jantung, eh datang malah bawa satu krat minuman kaleng. Bukan bawa buah yang enak atau roti anget.

Dia bilang bahwa bawa minuman kaleng ini karena menganggap saya sehat-sehat saja. Dia yakinkan saya bahwa saya nggak terkena sakit jantung. Yakin juga kepada Allah Swt bahwa pasti memberi kesehatan.

Sejak itu, saya berjuang bangun pikiran positif bahwa saya sehat. Saya juga melupakan bahwa itu adalah sakit jantung. Meyakinkan diri bahwa Allah Jalla Jalaluhu melimpahkan kesehatan.
Seiringan dengan upaya tersebut, zikir dan istighfar diperkuat.
Alhamdulillah sehat beneran. Bukan sehat kaleng-kaleng.

Intinya adalah:
1. Penyakit lebih disebabkan oleh beban pikiran. Kalau kita sakit, ditambah lagi dipikirin terus, maka ya tambah sakit.

2. Hadits menegaskan Allah sesuai dengan prasangka hambanya. Kalau kita berpikirnya sakit ya jadinya sakit beneran.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat).” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 6970 dan Muslim, no. 2675]

Karena itu, lebih baik dari sekarang jangan berpikir sedang sakit, tetapi lagi sehat. Walaupun ada terasa sakit di tubuh, yakinkan bahwa tubuh sedang proses memulihkan (recovery).

Ketika terasa sakit, baca doa Rasulullah Saw: “A`uudzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru” (Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan)”

Obat dan imunitas sejatinya Alah Swt telah sediakan dalam diri kita sendiri.
Fasilitas itu otomatis dan gratis ada dalam tubuh.
Kita mesti aktifkan itu, dengan berpikir positif, berzikir dan istighfar.

Paralel dengan pemahaman itu maka secara fisik tubuh juga butuh asupan. Habbatussaudah, madu dan minyak zaitun bagus menjadi alternatif asupan itu.

Selamat mencoba.
Jangan lupa ngopi.
Jangan lupa bahagia.

Jangan lupa konsumsi habbatussaudah, madu dan minyak zaitun ya.

Tetap ke dokter bila sakit berkelanjutan.

Afwan
Salam dari Agus Awe