press enter to search

Selasa, 22/06/2021 16:52 WIB

Personel Gabungan Siaga Pengamanan MayDay Kota Bekasi

Dahlia | Sabtu, 01/05/2021 12:23 WIB
Personel Gabungan Siaga Pengamanan MayDay Kota Bekasi Apel gelar pasukan di Polres Metro Bekasi Kota, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi yang memimpin apel menuturkan bahwa pengamanan dilakukan bagi para buruh yang akan berangkat menuju ke DKI Jakarta. Foto: Polrestro Bekasi

BEKASI (aksi.id) - Hari buruh sedunia (MayDay) dilakukan setiap tahunnya. Tahun ini dilaksanakan di tengah masa pandemik Covid-19 dan suasana ramadhan. Polrestro Bekasi Kota mengantisipasi dengan mensiagakan personilnya di beberapa titik.

Dalam apel gelar pasukan di Polres Metro Bekasi Kota, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi yang memimpin apel menuturkan bahwa pengamanan dilakukan bagi para buruh yang akan berangkat menuju ke DKI Jakarta.

"Hari ini kita akan melaksanakan kegiatan pengamanan hari buruh atau May Day dan kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.Bahwa di Tol Barat dan Tol Timur akan dilaksanakan penyekatan dan nanti juga ada pengawalan bagi para buruh yang menuju Monumen Nasional," ujar Kapolres.

Apel gabungan tersebut dihadiri oleh Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Iwan Aprianto, para PJU Polres Metro Bekasi Kota serta jajaran Pemkot Bekasi.

Setidaknya 246 personil gabungan dari Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507/Bekasi, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Satpol PP, Subden POM II Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi serta Dinas Kesehatan di siagakan di beberapa titik di wilayah Kota Bekasi yang diduga akan menjadi titik kumpul buruh.

"Dalam melakukan pengamanan saya minta kepada seluruh anggota agar tetap mejaga kesehatan dan mengedepankan Protokol Kesehatan," kata Kapolres.

Kapolres juga menginstruksikan anggotanya untuk tidak membawa senjata api ketika melakukan pengamanan terhadap buruh yang akan menuju DKI Jakarta.

"Kiranya Provos pastikan betul agar seluruh anggota tidak ada yang membawa senjata api selama pengamanan," pungkasnya.

Ia kembali berpesan kepada anggotanya agar tidak terpancing emosi dan melakukan pengamanan secara humanis namun tetap melakukan antisipasi segala kemungkinan yang terjadi di lapangan. (dan)