press enter to search

Kamis, 24/06/2021 04:42 WIB

Banjir di Berau Kaltim Meluas ke 15 Kampung di 4 Kecamatan

Redaksi | Senin, 17/05/2021 11:37 WIB
Banjir di Berau Kaltim Meluas ke 15 Kampung di 4 Kecamatan Banjir di Berau Kaltim.

BERAU (Aksi.id) - Banjir di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, meluas hingga 15 kampung di 4 kecamatan. Ketinggian air banjir mencapai hingga 2 meter.

Inventarisir sementara BPBD Kabupaten Berau, Minggu (16/5), keempat kecamatan itu adalah kecamatan Segah, Kelay, Teluk Bayur hingga kecamatan Sambaliung. Lokasi antarkampung dan kecamatan pun cukup berjauhan.

"Banjir ini terjadi sejak hari Kamis (13/5) lalu, dan dampaknya semakin meluas di 15 kampung dengan ketinggian air 1-2 meter," kata Kepala BPBD Kabupaten Berau Tamrin, dikonfirmasi, Senin (17/5) pagi.

Tamrin menerangkan, Bupati Berau Sri Juniarsih bersama Polres dan TNI telah melakukan peninjauan sekaligus mendistribusikan logistik bahan pangan dan membantu masyarakat yang memerlukan evakuasi.

"Wilayah yang terdampak cukup parah rencana akan dibuka posko dapur umum. Sementara tahap koordinasi," ujar Tamrin.

Sejauh ini, lanjut Tamrin, kebutuhan mendesak bagi warga korban banjir adalah sembako, makanan siap saji, air bersih, obat-obatan hingga kebutuhan bayi dan manula.

"Akibat banjir ini, akses jalan dan aktivitas warga terganggu. Banjir juga merusak areal perkebunan, dan lahan pertanian. Sementara, jumlah kepala keluarga (KK) korban banjir masih dalam pendataan," ungkap Tamrin.

Dari koordinasi bersama dengan BMKG, wilayah Berau diperkirakan berpotensi hujan lebat mulai Minggu (16/5) kemarin. "Hari ini baru kami kembali perbarui data terbaru," tutup Tamrin.

Diketahui, banjir di Berau, imbas meluapnya hulu Sungai Segah akibat hujan lebat empat hari terakhir ini. Bahkan, dari peninjauan Bupati Berau Sri Juniarsih, banjir diperparah dengan dugaan jebolnya tanggul tambang batubara. Sedikitnya 6 tiang listrik ambruk diterjang banjir, sehingga listrik padam.

"Tanggul jebol, kita perlu bicara dengan pihak perusahaan. Apalagi tambang dan sungai sudah menyatu (sama rata). Mungkin, ada efek dari tanggul jebol dengan kualitas air (sungai) yang dikonsumsi masyarakat," kata Bupati Berau Sri Juniarsih, usai peninjauan di lokasi banjir, Minggu (16/5) siang. (ds/sumber Merdeka.com)

Keyword Banjir Berau