press enter to search

Selasa, 22/06/2021 17:04 WIB

Mendagri: Pemulihan Ekonomi Bukan Hanya Survive Tapi Pulih dan Bangkit

Redaksi | Jum'at, 04/06/2021 11:35 WIB
Mendagri Tito Karnavian.

JAKARTA (Aksi.id) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pemulihan ekonomi harus juga menjadi prioritas dalam penanganan pandemi.

Sebab, menurutnya, jika tak segera diatasi akan berdampak pada ketidakstabilan sosial dan keamanan, yang dapat memperburuk keadaan.

Hal tersebut dikatakan Tito dalam kunjungan kerjanya di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (3/6).

"Kita perlu melakukan pemulihan ekonomi, menjaga bukan hanya untuk survive, tapi pulih dan bangkit," katanya dikutip dalam keterangan pers, Jumat (4/6).

Dia mengatakan pemerintah telah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 sebesar 5%. Meski pada kuartal pertama terkontraksi sebesar 0,74%, namun sesuai dengan target pemerintah, pertumbuhan ekonomi akan naik di kuartal kedua dengan target pertumbuhan sebesar 7%.

"Ini penting karena bukan hanya untuk pemulihan tingkat nasional saja, daerah memberikan sumbangsih pada pusat. Jika pertumbuhan ekonomi nasional positif, maka dana transfer ke daerah juga bertambah, begitupun sebaliknya," ungkapnya.

Tito mengataka dana pemerintah daerah salah satunya bersumber dari transfer pusat. Bahkan, ada pemerintah daerah yang kapasitas fiskalnya rendah, sehingga bergantung pada transfer pusat.

Oleh sebab itu, Tito mengajak pemerintah daerah untuk bekerja keras bersama pemerintah pusat dalam menaikkan angka pemulihan ekonomi.

 

Dia menjelaskan salah satu pekerjaan rumah (PR) pemerintah daerah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi sesuai proyeksi, yakni lewat realisasi belanja. Diharapkan Pemerintah daerah dapat segera melakukan penyerapan anggaran melalui realisasi dan belanja sektor produktif, dan berdampak positif pada penanganan Covid-19.

"Nah, daerah harus bekerja untuk menaikkan ekonomi ke angka positif 5%," katanya. (ds/sumber Merdeka.com)