press enter to search

Selasa, 22/06/2021 17:45 WIB

Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Pastikan Seluruh Vaksin Aman

Dahlia | Selasa, 08/06/2021 19:30 WIB
Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Pastikan Seluruh Vaksin Aman Foto: ilustrasi

Jakarta (aksi.id) -  Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Universitas Udayana Prof. I Gusti Ngurah Mahardika memastikan semua vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat sudah diuji dengan baik. Kalaupun ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) biasanya berkaitan dengan faktor genetik.

"Reaksi ikutan KIPI bisa saja terjadi karena genetik individu yang bersangkutan," katanya, Selasa (8/6).

Dia menambahkan, masyarakat hanya perlu memantau sendiri gejala pasca-vaksinasi. Dia meminta masyarakat segera ke dokter jika menemukan gejala KIPI berat pasca-vaksinasi.

Untuk itu, Prof. Mahardika meminta masyarakat tidak ragu divaksinasi.

"Jadilah pahlawan dengan bersedia divaksinasi," ujar Prof. Mahardika.

Sebelumnya, Ketua Komisi Daerah (Komda) KIPI Provinsi DKI Jakarta dr. Ellen Roostati Sianipar, Sp.A juga memastikan setiap vaksin Covid-19 yang diberikan aman karena telah melewati sejumlah tahapan penelitian ilmiah dan uji klinis.

"Semua vaksin sudah diuji coba, melalui tiga fase dan dipastikan aman," ujar dr. Ellen beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dr. Ellen juga memastikan sejauh ini KIPI yang terjadi co insidens, artinya tidak berhubungan dengan vaksin. Menurutnya, gejala yang timbul bersamaan tetapi sebetulnya tidak disebabkan oleh vaksin.

"Atau KIPI yang terjadi biasanya nonserius. Seperti umumnya jika menerima injeksi, ada rasa nyeri atau demam. KIPI serius itu yang jadi perhatian, misal keluhannya berlanjut dan memerlukan perawatan," katanya.

"Sejauh ini yang kita terima laporan kecil dibandingkan jumlah orang yang telah divaksinasi. Meski kecil kami tetap tindak lanjuti dengan melakukan pengkajian," ujar dr. Ellen.

Dia menjelaskan, untuk menjamin keamanan, sebelum vaksinasi petugas juga telah memberitahu kepada masyarakat bila ada gejala seperti demam, menggigil, mual, atau muntah dianjurkan minum obat.

"Kalau ada gejala dianjurkan minum parasetamol dulu tapi kali berlanjut hubungi faskes terdekat. Kalau di Jakarta, semua puskesmas siap atau UGD terdekat. Pasti dilayani," katanya.

(lia/sumber:cnnindonesia.com)

Keyword Vaksin