press enter to search

Sabtu, 25/05/2024 18:01 WIB

Badai PHK Hantam Ericsson, 1.400 Karyawan Jadi Korban

Redaksi | Selasa, 21/02/2023 13:20 WIB
Badai PHK Hantam Ericsson, 1.400 Karyawan Jadi Korban Ericsson/Foto: Reuters

Jakarta (Aksi id) - Produsen peralatan telekomunikasi, Ericsson berencana memangkas 1.400 karyawan di Swedia. Perusahaan berusaha melakukan efisiensi dan mengurangi biaya pengeluaran.
Dilansir Reuters, Selasa (21/2/2023), sebelumnya Ericsson telah mengumumkan akan menghemat US$ 880 juta atau Rp 13,28 triliun (kurs Rp 15.100) pada akhir 2023.

Lesunya permintaan dari pasar, termasuk Amerika Utara menjadi salah satu pemicu. Bahkan PHK lanjutan kemungkinan terjadi di cabang Ericsson di negara lainnya, dan akan diumumkan beberapa hari mendatang.

Terakhir kali Ericsson melakukan PHK massal pada 2017. Saat itu perusahaan memberhentikan ribuan karyawan demi menghindari kerugian.

Saat ini Ericsson terus bernegosiasi dengan serikat pekerjanya di Swedia. Negosiasi ini telah berjalan selama berbulan-bulan.

Ericsson telah mencapai kesepakatan dengan serikat pekerja soal mengelola pengurangan jumlah karyawan. Ericsson juga disebut melakukan pengurangan karyawan melalui program sukarela.
(ny/Sumber: