press enter to search

Senin, 17/06/2024 05:26 WIB

Jokowi: Saya Baru Tahu Pak Zulhas Juga Ingin Diajak Kunker seperti Prabowo

Redaksi | Minggu, 02/04/2023 15:56 WIB
Jokowi: Saya Baru Tahu Pak Zulhas Juga Ingin Diajak Kunker seperti Prabowo Presiden dan para menteri.

JAKARTA (Aksi.id) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku baru tahu Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) ingin diajak dalam kunjungan kerja bersama dirinya seperti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri acara “Silahturahmi Ramadhan bersama Presiden RI” di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Warung Buncit, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023).

"Ini tadi di singgung mengenai Pak Prabowo yang naik elektabilitasnya, saya pikir-pikir naiknya elektabilitas beliau bukan karena saya tidak ya karena beliau sendiri dan Gerindra," ujar Jokowi.

Bahas Apa?

Setelah mendengar sambutan dari Zulhas dalam acara tersebut, Jokowi kemudian baru memahami dan mengetahui bahwa banyak ketum partai politik lainnya ingin diajak dalam kunjungan kerjanya ke berbagai daerah di Indonesia.

"Saya berpikir jangan-jangan nih Pak Zulhas minta diajak. Sudah minggu besok nanti tiga kali dengan saya udah. Bukan minggu besok, bulan besok. sebetulnya urusan-urusan yang sering saya lakukan itu ke pasar memang cocoknya dengan Pak Zulkifli," kata Jokowi.

Jokowi menyebut yang sering minta diajak dalam kunjungan kerjanya justru adalah Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Tapi nggak tahu yang sering minta diajak itu Pak Prabowo, Mas Zulkifli diam-diam saja baru hari ini saya tahu minta diajak. Biasanya kita bertemu dengan Pak Zul saya barusan beras, urusan bawang putih dan bawang merah yang harganya sedikit naik, telur naik itu urusan saya dengan Pak Zul," kata Jokowi.

Meskipun demikian, Jokowi meyakini meskipun para tokoh ketua umum parpol tersebut mengikuti dirinya kunjungan kerja namun pada akhirnya elektabilitas akan bergantung pada diri masing-masing.

"Tapi saya enggak pernah dengar. Oh ternyata Pak Zul ingin diajak, baru nangkap saya baru nangkap. Kalau Pak Zul diajak yang lain juga diajak. Meskipun efeknya gak ada, ya karena beliau-beliau sendiri elektabilitasnya naik," ucap Jokowi. (ds/sumber Sindonews.com)

Artikel Terkait :

-