press enter to search

Selasa, 23/04/2019 17:17 WIB

Mati Mesin di Perairan Tual, Kapal Cahaya Bahari dengan Muatan 5.000 Durian dan 7 Kru Ditemukan Tim SAR

| Senin, 08/04/2019 02:28 WIB
Mati Mesin di Perairan Tual, Kapal Cahaya Bahari dengan Muatan 5.000 Durian dan 7 Kru Ditemukan Tim SAR tujuh penumpang dan ABK yang selamat berada dalam kapal yaitu Busri Hasan (42), Ali Kamiden (52), Salamat Hasan (43), Rifai Gading (32), Ali Kamaru (38), Margono (22) dan Etek (20) tiba di Pelabuhan Tual.

MALUKU TENGGARA (aksi.id) - Kapal Motor (KM) Cahaya Bahari yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berlayar dari Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah menuju Tual, Maluku Tenggara akhirnya ditemukan regu penyelamat.

Kapal yang mengangkut 5.000 buah durian itu ditemukan tim SAR gabungan dari SAR Pos Tual dan personil Polair Maluku Tenggara saat kapal tersebut berada pada posisi 5° 36` 0.72"S - 132° 44’ 20.64"E, bagian Tenggara Pulau Duroa, Jumat (5/4/2019).

Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin mengatakan, kapal tersebut ditemukan setelah pergerakannya terpantau oleh GPS tracking yang ada di kapal KN SAR 242 Bharata yang digunakan dalam operasi pencarian.

Peralatan canggih itu terhubung langsung dengan satelit.

“Kapalnya sudah ditemukan dan saat ini sudah tiba di Pelabuhan Tual,” kata Muslimin, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat malam.

Muslimin mengatakan, kapal tersebut sempat terombang ambing karena mengalami mati mesin. Namun setelah mendetaksi pergerakan kapal tersebut, pihaknya langsung berkomunikasi dengan ABK Cahaya Bahari melalui telepon seluler.

Selanjutnya KN SAR Bharata menghampiri kapal tersebut dan memandu kapal hingga tiba di Pelabuhan Nusantara Tual.

Sebanyak tujuh penumpang dan ABK yang selamat berada dalam kapal yaitu Busri Hasan (42), Ali Kamiden (52), Salamat Hasan (43), Rifai Gading (32), Ali Kamaru (38), Margono (22) dan Etek (20). Saat ini mereka semua telah tiba di Pelabuhan Tual.

Kapal Cahaya Bahari sebelumnya bertolak dari Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah menuju Tual, Maluku Tenggara dengan membawa 5.000 buah durian pada Rabu (3/4/2019). Namun dalam pelayaran, kapal itu kehilangan kontak.

Pihak keluarga yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkan ke Kantor SAR dan akhirnya tim SAR pun langsung bergerak melakukan pencarian.

Keyword Kapal Tenggelam