press enter to search

Senin, 26/08/2019 00:44 WIB

Mulai 1 Juli 2019, Lion Air Pindahkan Seluruh Penerbangan dari Bandara Husein ke Kertajati

Redaksi | Senin, 24/06/2019 07:37 WIB
Mulai 1 Juli 2019, Lion Air Pindahkan Seluruh Penerbangan dari Bandara Husein ke Kertajati

JAKARTA (aksi.id) – Maskapai Lion Air terbangi Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, mulai 1 Juli 2019.

Operasional ini merupakan perpindahan keseluruhan penerbangan Lion Air dari Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (BDO).

“Lion Air akan memindahkan jaringan di Kertajati sekaligus menandai sebagai bandar udara keempat di Jawa Barat yang dilayani Lion Air Group untuk penerbangan sipil setelah Bandung dan Bandar Udara Wiriadinata, Tasikmalaya (TSY) serta sekolah penerbangan Angkasa Aviation Academy (AAA) di Bandar Udara Cakrabhuwana, Cirebon (CBN),” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam siaran pers, Minggu (23/6/2019)

Lion Air berencana mengoperasikan 26 frekuensi penerbangan setiap hari pergi pulang (PP) di Kertajati, melayani 10 kota tujuan domestik, terdiri dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Selain itu rute ke Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Bandar Udara Internasional Supadio, Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan dan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.

Dalam menyediakan kenyamanan travelers selama berada di bandar udara, Lion Air akan mengoperasikan fasilitas tujuh meja pelaporan yaitu nomor 1 hingga 7. Proses penanganan bagasi keberangkatan, Lion Air menggunakan fasilitas ban karet berjalan nomor 1 domestik serta layanan pelanggan berada di lantai 3. Untuk kedatangan di lantai dasar, penanganan bagasi pada conveyor belt berdekatan dengan layanan bagasi.

“Kehadiran Lion Air di Kertajati diharapkan memberikan keuntungan bagi wisatawan mancanegara (wisman), wisatawan nusantara (wisnus), pebisnis dan masyarakat setempat, terutama dalam kemudahan melanjutkan perjalanan udara (connecting flight),” lanjutnya.

Melalui network 10 kota tujuan itu, travelers berkesempatan mengunjungi destinasi unggulan dalam negeri bersama Lion Air Group (Lion Air, Wings Air dan Batik Air) antara lain Meulaboh, Padang Sidempuan, Sibolga, Silangit, Simeulue, Takengon, Banda Aceh, Tanjung Pinang, Anambas, Dumai, Jambi, Kerinci, Muara Bungo, Natuna, Padang, Bengkulu, Lampung, Sumenep.

Selain itu juga Banyuwangi, Bima, Ende, Kupang, Labuan Bajo, Maumere, Tambolaka, Waingapu, Putusibau, Ketapang, Sintang, Batulicin, Kotabaru, Palangkaraya, Berau, Malinau, Mamuju, Tanjung Selor, Tarakan, Bau-Bau, Bima, Kendari, Kolaka, Luwuk, Morowali, Palopo, Poso, Raha, Selayar, Wangi-wangi, Ambon, Gorontalo, Jayapura, Kendari, Luwuk, Manokwari, Merauke, Palu, Samarinda, Sorong, Ternate dan kota eksostis lainnya.

Dalam menggeliatkan traveling di era kekinian dari dan menuju Kertajati Majalengka, Lion Air menawarkan pengalaman terbang dengan pesawat terbaru Boeing 737-900ER dengan 215 kursi kelas ekonomi atau Boeing 737-800NG dengan 189 kursi kelas ekonomi.

“Majalengka akan menjadi kota tujuan baru berikutnya yang hits. Lokasinya strategis berbatasan langsung kota Ciamis, Cirebon, Tasikmalaya, Kuningan dan Sumedang. Sangat sayang bila dilewatkan begitu saja,” tambahnya.