press enter to search

Sabtu, 21/09/2019 11:48 WIB

Kemenhub Terbitkan Telegram, Hindari Musibah Baru Pascaterbakarnya KM Santika Nusantara

Dahlia | Minggu, 25/08/2019 16:33 WIB
Kemenhub Terbitkan Telegram, Hindari Musibah Baru Pascaterbakarnya KM Santika Nusantara Foto: istimewa

SURABAYA (aksi.id) – Hindari musibah baru pascaterbakarnya KM Santika Nusantara, Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Masalembu menerbitkan Telegram 24 Agustus 2019 yang ditujukan kepada para Nakhoda kapal yang melintas di lokasi kejadian.

“Nakhoda diminta untuk waspada dan berhati-hati karena bangkai kapal KM. Santika Nusantara telah bergeser,” ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad di Surabaya, Ahad (25/8/2019).

Dia menjelaskan, pergeseran bangkai kapal KM. Santika Nusantara tersebut disebabkan faktor angin dan gelombang laut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kapal-kapal nelayan mengenai kapal KM. Santika Nusantara yang mengalami kebakaran di Perairan Masalembu , Jawa Timur, Kamis (22/8/2019) diketahui bahwa kapal KM. Santika Nusantara telah mengalami pergeseran posisi dari titik koordinat awal karena angin dan gelombang.

Sehubungan dengan hal tersebut, telegram dikeluarkan untuk para Nakhoda kapal yang melintas dan berlayar di sekitar perairan tersebut agar meningkatkan pengamatan, memberikan informasi serta meningkatkan kewaspadaan sekaligus berhati-hati dalam pelayaran di wilayah perairan Masalembu.

“Bila menemukan hal-hal lainnya dapat segera menghubungi Syahbandar Masalembu atau Stasiun Radio Pantai Masalembu,” ujar Ahmad.

Adapun Operator kapal KM. Santika Nusantara yaitu PT Jembatan Nusantara telah mengirimkan satu unit kapal KMP. Gading Nusantara dari Pelabuhan Padang Bai sejak Jumat (23/8/2019) untuk melakukan pemantauan.

Kemarin (24/8/2019) juga telah diberangkatkan satu unit Tug Boat yang rencananya akan menarik bangkai KM. Santika Nusantara ke Gresik. (omy)