press enter to search

Kamis, 17/10/2019 17:56 WIB

Margarito: Pimpinan KPK Serahkan Mandat ke Jokowi Sebagai Manuver Politik

Redaksi | Senin, 16/09/2019 10:07 WIB
Margarito: Pimpinan KPK Serahkan Mandat ke Jokowi Sebagai Manuver Politik Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Margarito Kamis, Pakar Hukum Tata Negara mengatakan, langkah pimpinan KPK menyerahkan mandat ke Presiden Jokowi sebagai bentuk manuver politik. Dia menyebut kalau yang dilakukan Agus Rahardjo cs tersebut tidak usah ditanggapi terlalu serius.

Margarito mengatakan, dengan adanya penyerahan mandat tersebut bukan serta-merta kemudian Jokowi langsung memberhentikan jajaran komisioner KPK yang saat ini dipimpin Agus Rahardjo. Melihat yang terjadi di lapangan, jajaran komisioner itu kini masih bekerja.

"Sudahlah itu main-main manuver politik saja. Jadi tidak usah diseriusi tanggapannya. Presiden tidak usah galau risih bising, ini manuver-manuver kecil saja," kata Margarito, Senin (16/9/2019).

"Bukankah jelas itu, mereka menyerahkan, tapi tetap bekerja. Ini jadi sudahlah kita kaya main petak umpet. Lihatlah peristiwa itu ya seperti anak-anak kecil bermain ya main-main lah," sambungnya.

Melihat dari sisi hukum, Margarito menilai meskipun jajaran komisioner KPK aktif itu telah menyerahkan mandat, namun tetap saja mereka masih tercatat secara hukum.

"Karena saya tidak menemukan kenyataan bahwa presiden yang kemarin mengangkat mereka telah menerbitkan SK telah memberhentikan mereka," tandasnya.

Untuk diketahui, dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif mengembalikan mandat ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sebelumnya Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyatakan mundur sebagai komisioner KPK.

Hal itu dikatakan Ketua KPK Agus Rahardjo saat jumpa pers di halaman Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (13/9/2019) malam. Agus ditemani Laode, Saut dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Agus mengatakan Jokowi perlu segera mengambil langkah penyelamatan KPK. Sebab Agus merasa KPK saat ini sudah genting.

"Segera bapak presiden ambil langkah untuk penyelamatan," kata Agus.

Satu pimpinan KPK lainnya, Saut Situmorang juga lebih dulu menyatakan mengundurkan diri sebagai pimpinan KPK. (ds/sumber suara.com)