press enter to search

Minggu, 20/10/2019 11:34 WIB

Pendemo Fogging KPK, Desak Agus Rahardjo Cs Mundur

Redaksi | Jum'at, 20/09/2019 16:12 WIB
Pendemo Fogging KPK, Desak Agus Rahardjo Cs Mundur Himpunan Aktivis Milenial Indonesia serta Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Relawan Cinta NKRI demo di KPK. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Massa menamakan diri Himpunan Aktivis Milenial Indonesia serta Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Relawan Cinta NKRI kembali menggelar demo di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan.

Kelompok pro UU KPK yang baru disahkan ini, menuntut anggota Komisioner KPK periode 2015-2019 yang dipimpin Agus Rahardjo segera mundur karena sudah ada pimpinan baru yang terpilih dalam proses di DPR RI.

Berdasarkan pantauan, puluhan orang dari dua kelompok tersebut mulai berkumpul dan melakukan aksi di depan gedung KPK sekitar pukul 14:00 WIB.

Salah satu orator mengatakan, mereka akan menggelar aksi teatrikal pengasapan nyamuk atau fogging.

Tiga orang berkostum nyamuk, dan dua orang berkostum petugas fogging pun melakukan aksinya.

Mereka yang berkostum nyamuk itu disebutkan sebagai simbol Komisioner KPK periode 2015-2019. Setelah itu, pemeran petugas fogging pun menyemprotkan asap itu ke Gedung KPK sebagai simbol pengusiran.

Lima pimpinan KPK periode 2019-2023 telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR. Lima pimpinan itu adalah Irjen Pol Firli Bahuri, petahana pimpinan KPK Alexander Marwata, hakim Nawawi Pamolango, mantan LPSK Lili Pintauli Siregar dan akademisi Nurul Ghufron.

Firli yang pernah bertugas sebagai Deputi Penindakan KPK dipilih DPR untuk menjadi ketua lembaga antirasuah tersebut.

Sementara itu, di KPK sendiri kegiatan berjalan seperti biasa. Salah satu di antaranya rencana pemeriksaan sejumlah tersangka dan saksi yang dilakukan hari ini.

Mereka yang akan dan telah diperiksa pun datang dan dijemput mobil di depan lobi gedung KPK seperti biasa.

Salah satu yang diperiksa hari ini adalah pihak swasta, Alverino Kurnia, sebagai saksi untuk tersangka eks Menpora Imam Nahrawi dalam kasus dugaan suap dana hibah KONI.

Selain itu, KPK pun menjadwalkan pemeriksaan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai saksi untuk tersangka eks Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa dalam dugaan kasus suap proyek Meikarta. (ds/sumber CNN)

Artikel Terkait :

-