press enter to search

Jum'at, 22/11/2019 22:54 WIB

Rutin Konsumsi Bawang Putih dan Bawang Merah Turunkan Risiko Kanker Payudara

Dahlia | Kamis, 26/09/2019 20:03 WIB
Rutin Konsumsi Bawang Putih dan Bawang Merah Turunkan Risiko Kanker Payudara Bawang merah dan bawang putih (foto:ist)

Jakarta (aksi.id) - Bawang merah dan bawang putih merupakan bumbu dapur yang sering digunakan masyarakat Indonesia untuk segala jenis hidangan. Selain membuat makanan lebih nikmat, bawang putih dan bawang merah punya sifat anti kanker.


Sebuah temuan yang dilakukan oleh peneliti di University of Puerto Rico, bawang putih dan bawang merah bisa turunkan risiko kanker payudara. Di negara asalnya, Puerto Rico, penelitian ini adalah studi pertama berbasis populasi yang meneliti konsumsi bawang putih dan bawang merah dengan kanker payudara.

"Kami menemukan bahwa di antara wanita Puerto Rico, gabungan asupan bawang merah dan bawang putih, serta sofrito, dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara," kata Gauri Desai, penulis utama studi mengutip Science Daily.

Mereka yang mengkonsumsi bawang lebih dari sekali per hari memiliki 67 persen penurunan risiko dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah memakannya. 

Gagasan untuk penelitian ini berasal dari bukti ilmiah sebelumnya yang menunjukkan bahwa makan bawang dan bawang putih mungkin memiliki efek perlindungan terhadap kanker. "Bawang putih dan bawang merah kaya akan senyawa flavonoid dan organofaskular," tambah Desai.

Secara khusus, bawang putih mengandung senyawa S-allylcysteine, dialil sulfida dan dialil disulfida, sedangkan bawang merah mengandung alk (en) yl sistein sulfoksida. "Senyawa ini menunjukkan sifat anti kanker pada manusia, serta dalam penelitian pada hewan percobaan," imbuh Lina Mu, penulis senior studi tersebut, yang merupakan profesor epidemiologi dan kesehatan lingkungan. (Lia/sumber:detik.com)