press enter to search

Jum'at, 22/11/2019 01:19 WIB

Mobil Bupati Kepulauan Yapen Papua Terseret Arus Sungai Deras

Redaksi | Jum'at, 18/10/2019 14:16 WIB
Mobil Bupati Kepulauan Yapen Papua Terseret Arus Sungai Deras Bupati Kepulauan Yapen, Toni Tesar (panah merah), dan istri, diselamatkan keluar dari mobil dinas di tengah arus Sungai Dawai. (ist)

SERUI (Aksi.id) - Mobil dinas yang ditumpangi Bupati Kepulauan Yapen Toni Tesar bersama istrinya terseret arus air Sungai Dawai di Distrik Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua pada pukul 11:30 WIT, Jumat (18/10).

Toyota Fortuner milik pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen itu memuat Bupati Toni Tesar bersama istri, sopir, dan dua ajudan. Beruntung dalam kejadian ini tak ada korban jiwa. Bupati bersama semua penumpang lainnya selamat.

Bupati Toni Tesar bersama istri dan penumpang lainnya berhasil turun dari mobil dengan bantuan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Yapen yang ikut rombongan menggunakan mobil lain. Penyelamatan ini juga dibantu warga sekitar menggunakan alat berat.

“Pak Bupati selamat setelah terjebak arus sungai yang deras kurang lebih 30 menit. Bupati hendak memenuhi undangan kegiatan gereja dan pantau pembangunan jalan di Yapen Timur. Tapi saat lewati Sungai Dawai itu, tiba-tiba arusnya deras dan mobil yang ditumpangi bupati terseret,” kata salah satu saksi bernama Nato Siahaan, lewat pesan WhatsApp.

Adanya insiden ini, Bupati Kepulauan Yapen, Toni Tesar belum bisa dikonfirmasi. Namun saksi yang turut serta dalam perjalanan yang akan diikuti bupati mengungkapkan, jika bupati akhirnya menunda sementara kegiatannya. “Bupati dan semua tim kembali ke Dawai,” kata Nato.

Data yang didapat, rombongan Bupati Kepulauan Yapen ini akan menuju Kampung Woda, Distrik Raimbawi, untuk mengahdiri undangan kegiatan gereja dan memantau pembangunan jalan di Yapen Timur.

Hanya saja akibat cuaca kurang bersahabat, bupati dan rombongan memilih menggunakan jalur darat. Tapi belum juga tiba di lokasi kegiatan, mobil yang ditumpangi terseret arus Sungai Dawai. (ds/sumber bumipapua.com/kumparan)