press enter to search

Rabu, 11/12/2019 02:04 WIB

2 Pekeja Proyek Jalan Diserang Pakai Panah di Papua

Redaksi | Sabtu, 26/10/2019 18:13 WIB
2 Pekeja Proyek Jalan Diserang Pakai Panah di Papua Proyek Jalan di Papua. (ist)

PAPUA (Aksi.id) - Seorang pegawai Kementerian PUPR dan karyawan kontraktor pembangunan jalan di Kabupaten Yahukimo, Papua, dipanah sekelompok orang tak dikenal pada Jumat (25/10).

Pegawai tersebut bernama La Hanafi (55) yang menjabat Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BBPJN XVIII Jayapura. Sementara satu orang lainnya yakni karyawan PT Agung Mulia, Heri Sugianto (50).

abid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, menyebut Hanafi terkena panah pada perut bagian belakang. Sementara Heri terkena panah pada bagian dada atas sebelah kanan. Akibat kejadian tersebut, keduanya langsung dilarikan ke RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo.

"Kasus ini telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Yahukimo," ujar Kamal dalam keterangannya, Sabtu (26/10).

Kamal pun menerangkan kronologi penyerangan keduanya sebagai berikut:

Jumat, 25 Oktober 2019
Rombongan Hanafi dan Heri pada awalnya hendak menuju ke Kali Seng untuk mengecek proyek jalan yang dikerjakan PT Agung Mulia.
Saat tiba di kali Bele kilometer 45, rombongan tersebut melihat ada mobil jenis truk yang sedang mogok di pinggir jalan. Kemudian karyawan PT Agung Mulia berhenti untuk memberi bantuan.
Setelah membantu mobil yang ditumpangi oleh masyarakat, rombongan PUPR dan PT Agung Mulia melanjutkan perjalanan menuju Kali Seng.

Namun saat dalam perjalanan ke Kali Seng, rombongan dikejar warga menggunakan sepeda motor. Rombongan dikejar lantaran salah satu karyawan PT Agung Mulia mengambil gambar warga dengan menggunakan handphone. Sehingga handphone karyawan tersebut diambil oleh warga tersebut.

Setelah handphone disita, rombongan karyawan melanjutkan perjalanan. Namun saat dalam perjalanan, karyawan yang lain merasa tidak nyaman. Sebabnya, rombongan terus diikuti oleh sekelompok orang. Sehingga salah satu karyawan PT Agung Mulia memutuskan untuk menghentikan perjalanan dan kembali ke Kota Dekai.

Sesaat setelah memutar balik mobil menuju Kota Dekai, tiba-tiba datang sekelompok orang yang menghadang mobil tersebut. Seketika sekelompok orang tersebut langsung menyerang rombongan dengan busur panah. Akibatnya Hanafi dan Heri menjadi korban. Kemudian korban dilarikan ke RSUD Dekai.

Kamal menyatakan, kedua korban telah diterbangkan ke Jayapura untuk menjalani perawatan intensif di RS Provita Jayapura. (ds/sumber kumparan)