press enter to search

Kamis, 23/01/2020 17:31 WIB

Bahas Pesanan Panser Buatan Pindad, Menhan Prabowo Segera Terbang ke Filipina

Redaksi | Rabu, 06/11/2019 13:24 WIB
Bahas Pesanan Panser Buatan Pindad, Menhan Prabowo Segera Terbang ke Filipina Menhan Prabowo kunjungi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto segera terbang ke Filipina. Rencananya pertemuan akan membahas rencana Filipina memesan kendaraan lapis baja atau panser buatan PT Pindad.

"Nanti Pak Menteri (Prabowo) akan ada rencana kunjungan ke Filipina, salah satunya itu (Panser buatan Pindad)," ujar Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Wahyu Sakti Trenggono.

Menurut Trenggono, rencana Filipina membeli Panser masih dalam pembicaraan. "Seperti kayak misalnya Filipina mau beli salah satu produknya Pindad, itu kan juga apa namanya Panser kalau enggak salah ya, nah itu juga salah satunya akan kita lihat," kata Trenggono.

Terkait waktu, Trenggono mengaku belum mengetahui kapan kunjungan akan dilakukan. "Dalam waktu dekat. Waktunya saya belum tahu pasti. Belum fiks, tapi dalam waktu dekat," pungkasnya.

Hari Ini, Rabu (6/11), Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono beserta jajaran melakukan kunjungan ke PT Pindad, Bandung, Jawa Barat.

Kunjungan ini sebagai upaya kemajuan industri pertahanan tanah air. "Kalau ada masalah kita mesti lihat, kan kita juga ingin mengembangkan industri pertahanan nasional. Supaya kita berperan dan berbicara di kawasan global," kata Trenggono, Rabu (6/11).

Menurutnya, Indonesia terdiri dari berbagai pulau. Sehingga, katanya, Prabowo ingin sekali pertahanan Indonesia bisa lebih dipandang lagi. Sebab, bagi Prabowo, hal tersebut yang masih belum nampak di dunia pertahanan Tanah Air.

Oleh karena itu, lanjutnya, tak hanya PT Pindad, Prabowo pun akan meninjau ke PT PAL dan PT DI.

"Bukan hanya PT Pindad saja ya. Kita juga berikutnya akan pantau PT PAL, PT DI. Itu kemampuan-kemampuan di bidang perkapalan dan lain sebagainya," ujarnya.

"Tidak hanya kapal selam, tapi juga sampai kapal tempur dan lain sebagainya. Pesawat tempur, kita kan ada PT DI ya, paling tidak untuk angkutan misalnya gitu kita mungkin bisa ke depannya nanti kita lihat," pungkasnya. (ds/sumber merdeka)