press enter to search

Rabu, 20/11/2019 21:46 WIB

Bandara Soetta Tak Kurangi Pelayanan ke Sriwijaya Air

Dahlia | Kamis, 07/11/2019 19:33 WIB
Bandara Soetta Tak Kurangi Pelayanan ke Sriwijaya Air Foto: istimewa

TANGERANG (aksi.id) – Senior Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Agus Haryadi mengemukakan pelayanan kepada maskapai Sriwijaya Air tetap berlangsung normal.

“Kami tak mengurangi pelayanan sedikit pun kepada Sriwijaya. Dari garbarata sampai parking stand pesawat, kami layani sebaik mungkin,” tuturnya kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id’ Kamis (7/11/2019).

107201913477

Penegasan Agus Haryadi disampaikan berkaitan dengan pembatalan dan penundaan jadwal penerbangan Sriwijaya Air di Terminal 2 Bandara Soetta.

Dia mengutarakan PT Angkasa Pura II menawarkan bantuan seoptimal mungkin kepada Sriwijaya Air dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa.

1072019132717

Kepada operator penerbangan itu, dia mengungkapkan agar lebih mengaktifkan fungsi koordinasi dengan PT Angkasa Pura II.

“Dengan koordinasi itu maka seluruh informasi dapat dipertukarkan dan diketahui, sehingga dapat diformulasikan langkah-langkah tepat apa sebagai solusi terhadap permasalahan, yang timbul,” cetusnya.

1072019132729

1072019132747

Sebelumnya manajemen PT Garuda Indonesia menyatakan kembali memutuskan kerja sama dengan Sriwijaya Air Group. Perusahaan pelat merah tersebut mengungkap ‘bercerai’ kembali karena beberapa hal yang belum diselesaikan.

“Sriwijaya tidak lagi menjadi anggota Grup Garuda Indonesia. Hubungan Garuda dan Sriwijaya akan dilanjutkan menjadi bisnis ke bisnis,” ujar Direktur Pemeliharaan dan Layanan Garuda Indonesia Iwan Joeniarto dalam keterangan resmi, Kamis (7/11/2019).

Gapura Angkasa menghentikan layanan kebandarudaraan seperti ground handling dan penunjang penerbangan ke maskapai Sriwijaya Air dan Nam Air terhitung mulai Rabu (6/11). Alasannya, Sriwijaya Air dan Nam Air belum memenuhi kewajibannya kepada Gapura Angkasa.

“Dihentikan per hari ini,” kata GM Gapura Angkasa Cabang Makassar, Agung Hardika saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (6/11).

Karena layanan dihentikan, Sriwijaya Air Group harus melayani sendiri proses ground handling seperti layanan check in dan aktivitas lainnya di bandara.
(awe).