press enter to search

Senin, 16/12/2019 09:24 WIB

BPSDMP Bahas Peran Pendidikan Vokasi Industri Maritim Melalui Gelaran ICMET

Dahlia | Jum'at, 22/11/2019 14:04 WIB
BPSDMP Bahas Peran Pendidikan Vokasi Industri Maritim Melalui Gelaran ICMET Foto: istimewa

SURABAYA (aksi.id) – Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) bahas peran pendidikan vokasi industri maritim melalui gelaran Konferensi Internasional Pendidikan dan Pelatihan Maritim the Third International Conference on Education and Training (ICMET).

Tema yang diambil “Enchancing the Maritime Education and Training Roles For Sustainable Maritime Transportation System in Industrial Revolution 4.0 era”, di Sheraton Hotel Surabaya, Kamis.(21/11/2019).

ICMET dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H Purnomo didampingi Kepala BPSDMP Umiyatun Hayati Triastuti, Dirjen Kelembagaan IPTEK dan DIKTI Dr. Ir.Patdono Suwignjo, M.Eng.Sc serta Direktur Pendidikan dan Agama Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas Amich Alhumami. 

“ICMET dapat menjadi salah satu wadah bagi praktisi di dunia pendidikan maritim untuk dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam menyusun strategi bagi lembaga pendidikan dan pelatihan di bidang maritim,” jelas Dirjen Agus mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Lembaga diklat kata dia, harus bisa menghasilkan SDM maritim Indonesia yang berkualitas dan mampu bersaing secara nasional maupun internasional untuk mendukung sistem transportasi berkelanjutan dalam era 4.0

“Saat ini Indonesia sedang berusaha menjadi contoh peradaban logistik laut yang andal melalui distribusi logistik yang efisien dengan dukungan industri maritim yang kuat, pemanfaatan teknologi terkini dan SDM yang andal dan siap bersaing. Untuk itu, semua pihak terkait perlu duduk bersama dan bekerjasama agar SDM yang dihasilkan memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman dan tentunya mensupport apa yang menjadi program pemerintah di bidang maritim,” urainya.

Agus menambahkan bahwa fokus pemerintah kabinet Indonesia Maju 2019-2024 antara lain  peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah seperti Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kawasan industri, kawasan bandara atau pelabuhan, dan kawasan produktif lainnya.

Kedua fokus kerja tersebut berkaitan erat, dengan adanya pembangunan infrastuktur yang masif, membutuhkan SDM yang berkompeten sesuai dengan kebutuhan industri.

Hal senada disampaikan Kepala BPSDMP Umiyatun Hayati Triastuti, dimana saat ini pemerintah tengah berupaya membangun dan mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan tenaga pendidik serta mengikutsertakan stakeholder dalam penyusunan kurikulum pendidikan dan pelatihan vokasi.

Selain itu meningkatkan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan termasuk praktik “magang” yang berbasis kompetensi, dan melakukan penguatan penyelenggaraan sistem sertifikasi profesi.

“Tingginya tantangan dalam sektor transportasi termasuk juga maritim membutuhkan SDM berkompeten yang mampu beradaptasi dan berinovasi guna menciptakan sistem transportasi yang andal, tanpa SDM yang unggul, Indonesia tidak akan mampu mengikuti perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 dan bersaing dalam pasar dunia”, imbuh Hayati. 

Dia menambahkan, sejalan dengan visi misi Presiden Jokowi lima Tahun kedepan yakni dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi pada era industri 4.0, mendorong pemerintah semakin fokus untuk meningkatkan kualitas SDM dengan menitikberatkan pada tiga hal.

Diantaranya pembangunan karakter positif, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, serta mendorong link and match antara industri dengan pendidikan vokasi.

Selanjutnya, untuk mewujudkan visi dan misi tersebut Menhub telah menekankan pada kerja sama dan kolaborasi dengan industri yang bisa menjadi laboratorium untuk memberikan pengalaman praktek riil bagi seluruh peserta didik.  

“Guna menciptakan link and match tersebut, BPSDMP sudah melakukan road show pertama ke regulator dan operator dalam hal ini ke beberapa BUMN sektor transportasi sebagai user lulusan BPSDMP untuk mendapatkan masukan-masukan terkait kebutuhan kompetensi pada sektor transportasi,” pungkas Hayati. (omy)

Keyword BPSDMP