press enter to search

Senin, 17/02/2020 20:06 WIB

Mengesankan Pasangan Ini Menikah Saat Gunung Taal Erupsi

Redaksi | Jum'at, 17/01/2020 12:21 WIB
Mengesankan Pasangan Ini Menikah Saat Gunung Taal Erupsi Pernikahan dengan latar belakang erupsi Gunung taal
Aksi.id - Pernikahan merupakan suatu hal yang sangat dinantikan oleh sebagian besar orang. Banyak hal spesial terjadi ketika pernikahan momen sakral dimana seorang mempelai pria menghalalkan mempelai wanita.
 
Namun apa jadinya ketika momen sakral tersebut terjadi saat sedang becana alam? seperi momen pernikahan pasangan berikut yang menikah ketika Gunung Taal sedang erupsi dan justru membuat foto nya malah terkesan menarik.
 
Gunung Taal di Filipina belum lama ini hadapi erupsi. Kabarnya gunung tersebut menghasilkan deburan abu sepanjang 15 km. Kejadian ini pastinya menggemparkan warga Filipina. Tidak cuma mereka saja, erupsi Gunung Taal pula disorot oleh negara- negara lain.
 
Walaupun demikian, pendamping Filipina yang memiliki jadwal melakukan perkawinan dikala Gunung Taal erupsi tidak ingin membatalkannya. Mereka senantiasa mau melanjutkan perkawinan tersebut. Sementara itu tempat perkawinan mereka cuma berjarak 20 km dari Gunung Taal.

 
 
Dikutip dari worldofbuzz.com Selasa( 14/ 1), dekat jam 2 siang pada 12 Januari kala juru foto perkawinan, Randolf Evan, lagi melaksanakan persiapan. Dia setelah itu mengamati kegiatan yang tidak biasa dari Gunung Taal. Walaupun demikian, pendamping Chino Vaflor serta Kat Palomar senantiasa mau acaranya dilanjutkan.
 
Sehabis melaksanakan dialog dengan seluruh pihak tentang bahaya yang hendak terjalin, kesimpulannya upacara perkawinan ini berjalan cocok rencana. Randolf mengabadikan potret- potret epik pendamping asal Filipina ini. Pada gambar yang dia unggah di account Facebook miliknya, nampak awan tebal yang dikeluarkan oleh gunung jadi latar balik gambar perkawinan pendamping ini.
 
 
 
Gambar lain memperlihatkan resepsi perkawinan mereka berjalan mudah walaupun terdapat awan tebal dan kilatan di belakangnya. Walaupun berakhir senang, tetapi kegiatan perkawinan itu pula memunculkan ketegangan tertentu.  (ny/Sumber: islamidina.id)