press enter to search

Kamis, 01/10/2020 19:56 WIB

Panglima TNI Terkait Evakuasi WNI dari China: Natuna Tempat Isolasi atau Observasi Kesehatan Terbaik

Redaksi | Sabtu, 01/02/2020 13:47 WIB
Panglima TNI Terkait Evakuasi WNI dari China: Natuna Tempat Isolasi atau Observasi Kesehatan Terbaik Ilustrasi. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, TNI sudah menyiapkan sarana dan prasarana berupa tempat isolasi untuk mendukung protokoler kesehatan penjemputan WNI dari Hubei, China.

"Tempat isolasi atau observasi kesehatan yang jauh dari penduduk dan yang terbaik adalah wilayah Natuna. Natuna adalah pangkalan militer yang memiliki rumah sakit yang dikelola oleh tiga militer yakni Angkatan darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara," kata Hadi.

Rencananya, WNI yang dijemput akan turun dari pesawat dan langsung masuk ke tempat penampungan yang dapat menampung 300 orang. Tempat penampungan ini memiliki MCK dan dapur lapangan.

"Anggar ini memiliki jarak ke rumah penduduk kurang lebih 5-6 km dan ke dermaga 6 km, sehingga dari hasil penilaian memenuhi persyaratan protokoler kesehatan," ucap Haadi. Hadi juga menyatakan TNI bakal memantau pergerakan pesawat dari China hingga kembali ke Indonesia.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China tidak terinfeksi virus corona.

"Pemerintah menjamin, WNI yang pulang dari China dalam kondisi sehat, dan prosedur pengamanan dilakukan secara teliti," kata Doni, Sabtu (31/1).

Seluruh WNI yang dipulangkan sudah melalui rangkaian proses pemeriksaan kesehatan. Dalam hal ini, apabila terindikasi demam, WNI bersangkutan tidak boleh keluar dari Wuhan.

Doni menerangkan, setiba di Indonesia, seluruh WNI itu akan diobservasi selama 2 pekan sebelum kembali ke keluarga masing-masing. (ds/sumber CNNIndonesia.antara)