press enter to search

Sabtu, 29/02/2020 14:51 WIB

Pemprov Jambi Minta 8 Ton Bawang Putih untuk Operasi Pasar

Dahlia | Rabu, 12/02/2020 20:28 WIB
Pemprov Jambi Minta 8 Ton Bawang Putih untuk Operasi Pasar Foto: ilustrasi
Jambi (aksi.id) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi meminta pasokan 8 ton bawang putih ke pemerintah pusat untuk operasi pasar guna menekan lonjakan harga jual di wilayah tersebut.
 
"InsyaAllah, Jumat besok sudah sampai, bawang itu akan kita bagi semua kabupaten/kota agar bisa langsung digelar operasi pasar," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi, Rabu (12/2).
 
Dalam operasi pasar nantinya, bawang putih ini akan dijual dalam kemasan setengah kilogram, dengan harga lebih murah dibanding harga pedagang.
 
"Harga jual bawang putih operasi pasar sesuai harga jual importir, kami tidak mengambil keuntungan," katanya.
 
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi menjanjikan akan kembali mengusulkan permintaan ke pemerintah pusat, jika dalam beberapa waktu ke depan kembali terjadi kenaikan harga jual bawang putih dipasaran.
 
"Kami akan terus menjaga bagaimana ketersediaan pangan aman dan harga jual wajar diterima konsumen,"katanya.
 
Pelaksana Tugas Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Sri Argunaini mengatakan, kenaikan harga bawang putih akibat kebijakan pembatasan impor dari China dampak wabah Corona.
 
"Umumnya pasokan bawang putih ke Jambi merupakan impor dari sana," katanya.
 
Pemerintah pusat diminta segera mencari negara pemasok baru untuk impor bawang putih mencegah semakin tingginya harga jual bawang putih di Jambi.
 
"Jika kondisi dibiarkan, maka dalam waktu dekat akan terjadi lonjakan harga lebih tinggi untuk komoditas bawang putih," katanya.
 
Harga jual bawang putih di sejumlah pasar disejumlah wilayah Provinsi Jambi masih berkisar Rp50.000 hingga Rp60.000. Harga ini lebih rendah dibanding provinsi lain yang bisa mencapai Rp100.00. Ini karena stok bawang putih masih cukup dalam beberapa waktu kedepan. (lia/sumber:kumparan)
Keyword bawang putih