press enter to search

Jum'at, 05/06/2020 13:53 WIB

Pegawai Bank Mandiri Wafat Karena Positif Covid-19, Dirut: Ini Bukti Kita Ada di Periode Menantang

Redaksi | Kamis, 26/03/2020 08:01 WIB
Pegawai Bank Mandiri Wafat Karena Positif Covid-19, Dirut: Ini Bukti Kita Ada di Periode Menantang Ilustrasi

JAKARTA (aksi.id) - Seorang pegawai Bank Mandiri meninggal dunia karena virus cirona atau Covid-19.

Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar, pada akun Instagramnya, @rtumilaar, Rabu (25/3/2020).

Royke Tumilaar mengatakan, pegawainya itu meninggal dunia pada Selasa (24/3/2020) pada pukul 10.12 WIB pagi.

Menurutnya, beberapa hari yang lalu ia telah menyampaikan kabar adanya Pegawai Mandiri yang positif Covid-19.

"Beberapa hari yang lalu, saya memberitahu bahwa rekan kita dari Cabang Jakarta Kyai Tapa telah dinyatakan positif terkena virus Covid-19" tulisnya di Instagram.

Kemudian, Royke Tumilaar juga menjelaskan, pihaknya sudah melakukan usaha maksimal yaitu penyediaan fasilitas kesehatan serta perawatan.

"Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit selama beberapa hari, pada pukul 10.12 WIB pagi ini, rekan kita tersebut telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa," tulisnya lagi.

Ia juga mengatakan, almarhum telah berbakti selama 28 tahun di Bank Mandiri.

"Selama masa almarhum di Bank Mandiri, almarhum dikenal sebagai Pegawai yang memiliki dedikasi tinggi, sehingga saya yakin kepergian almarhum meninggalkan rasa duka yang mendalam bagi kita semua," jelasnya

Dirinya juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga dan rekan-rekan yang ditinggalkan, serta mengajak seluruh rekan-rekan Mandirian untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga serta mendoakan semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi-Nya.

"Berita duka ini semakin membuktikan bahwa kita semua sedang dihadapkan dengan periode yang menantang," ucapnya.

Untuk itu, ia mengajak untuk menghormati kepergian almarhum dengan tetap mengupayakan segala yang kita bisa untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Dengan menerapkan pola hidup sehat, serta mengikuti anjuran pemerintahan untuk mengurangi kontak sosial / social distancing," tulisnya.

 

 

"Keluarga Besar Bank Mandiri berduka atas kehilangan salah satu rekan kita karena Covid-19.

Mari kita turut menghormati kepergian beliau dengan tetap mengikuti petunjuk pemerintah tentang pencegahan Covid-19 " tulisnya.

Update Virus Corona

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 105 pasien Covid-19 hingga Rabu (25/3/2020).

"Ada sebanyak 105 kasus, sehingga total kasus kita saat ini ada 790 kasus," kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu (25/3/2020).

Data tersebut dirangkum sejak pukul 12.00 Selasa (24/3/2020) hingga Rabu (25/3/2020) pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan data pemerintah ini, jumlah tambahan pasien positif Covid-19 tersebar di sembilan provinsi.

Adapun dari 9 provinsi tersebut, jumlah pasien di DKI Jakarta tercatat mengalami penambahan tertinggi dengan adanya 39 kasus baru positif Covid-19.

Berikutnya, ada Jawa Tengah yang mencatat ada 19 kasus baru positif Covid-19

Kemudian, Jawa Barat yang mencatat penambahan 13 kasus baru positif Covid-19.

Berikut ini daftar sebaran tambahan kasus baru pasien positif Covid-19 hingga 25 Maret 2020:

1. DKI Jakarta: 39 kasus baru

2. Jawa Tengah: 19 kasus baru

3. Jawa Barat: 13 kasus baru

4. DI Yogyakarta: 11 kasus baru

5. Sulawesi Selatan: 9 kasus baru

6. Bali: 3 kasus baru

7. Banten: 2 kasus baru

8. Kalimantan Selatan: 1 kasus baru

9. NTB: 1 kasus baru

10.Dalam proses verifikasi: 7 kasus baru

(ny/Sumber: Tribunnews.com)