press enter to search

Kamis, 09/07/2020 17:06 WIB

Daftar Pesangon Karyawan Gojek yang Kena PHK

Dahlia | Selasa, 23/06/2020 23:02 WIB
Daftar Pesangon Karyawan Gojek yang Kena PHK Foto:istimewa

JAKARTA (aksi.id) - Gojek melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 430 karyawan atau sekitar 9 persen dari total karyawan perusahaan tersebut. Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan terdapat layanan yang terpaksa dihentikan terkait dengan pandemi covid-19.

“Dampak dari keputusan ini sebanyak 430 karyawan atau sekitar sembilan persen dari total karyawan Gojek, di mana sebagian besar bekerja merupakan staf GoLife dan GoFood Festival, akan meninggalkan Gojek sebagai bagian dari evaluasi terhadap struktur perusahaan,” demikian Kevin dalam rilis resminya, Selasa (23/6/2020).

Namun, Kevin mengungkap karyawan yang terdampak dengan keputusan tersebut akan mendapat berbagai bentuk dukungan termasuk pesangon di atas standar yang ditetapkan pemerintah, asuransi kesehatan hingga akhir 2020 dan perangkat elektronik yang mereka gunakan di Gojek.
Berikut rincian pesangon dan dukungan perusahaan untuk karyawan yang terdampak.

1. Pesangon

Karyawan yang terdampak akan mendapatkan pesangon dengan minimum gaji 4 pekan ditambahan tambahan 4 pekan gaji untuk setiap tahun lamanya bekerja.

2. Pembayaran Gaji Selama Periode Pemberitahuan

Perusahaan tidak mewajibkan karyawan yang terdampak untuk bekerja saat sudah memasuki periode pemberitahuan. Hal ini agar karyawan dapat fokus memikirkan rencana di masa mendatang.

“Namun, kami akan tetap membayar gaji mereka secara penuh,” ujar Co-CEO Andre Sulistyo.

3. Equity Arrangement

Masa tunggu (annual cliff) bagi karyawan yang memiliki hak kepemilikan saham akan dihapuskan, sehingga karyawan yang meninggalkan Gojek dapat memiliki saham di perusahaan yang telah mereka bangun.

4. Pembayaran Cuti Tahunan dan Hal Lainnya

Gojek akan membayarkan cuti tahunan yang tidak digunakan, selain juga hak lain termasuk cuti melahirkan.

5. Perpanjangan Asuransi Kesehatan

Gojek akan tetap memastikan kebutuhan terkait kesehatan karyawan yang terdampak agar tetap terpenuhi. Perusahaan akan memperpanjang skema asuransi keseharan bagi karyawan yang terdampak dan keluarga hingga 31 Desember 2020.

6. Perlengkapan

Karyawan bisa memiliki laptop yang mereka gunakan untuk mencari peluang lain.

7. Perpanjangan Program Bantuan Karyawan

Gojek akan memperpanjang masa dukungan termasuk program layanan kesehatan, mental, finansial dan konsultasi lainnya selama tiga bulan ke depan.

8. Program Outplacement

Perusahaan akan memberikan program outplacement yang akan membantu setiap orang untuk mencari pekerjaan.

Sementara, layanan yang terpaksa dihentikan adalah GoLife yakni GoMassage dan GoClean serta GoFood Festivals yang ada di sejumlah lokasi di Indonesia karena sifatnya yang dapat mengundang keramaian.

“Kami sangat berterima kasih bahwa kalian telah memberikan kontribusi berarti bagi kesuksesan Gojek selama bertahun-tahun. Kalian telah menjadi bagian yang bernilai dari sejarah dan perjalanan Gojek,” ungkap Kevin.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Co-CEO Gojek dalam pertemuan melalui townhall virtual yang digelar 16 kali dan dihadiri seluruh karyawan. Seri pertemuan virtual ini digelar untuk setiap divisi dan memungkinkan Co-CEO menyampaikan lebih personal pengumuman perubahan ini. (fhm/sumber:cnn)