press enter to search

Sabtu, 15/08/2020 09:55 WIB

Terbukti Slot Time Penerbangan Naik 30,76% di Bandara Soetta

Dahlia | Selasa, 07/07/2020 17:08 WIB
Terbukti Slot Time Penerbangan Naik 30,76% di Bandara Soetta Foto:istimewa

TANGERANG (aksi.id) – President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menuturkan saat ini fokus stakeholder adalah menjaga konsistensi dalam mematuhi protokol.

Hal itu dikemukakannya ketika mendampingi Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI menilai Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Senin (6/7/2020).

Dia menuturkan seluruh stakeholder seperti PT Angkasa Pura II selaku operator bandara, maskapai, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan, pihak ground handling, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dan lain sebagainya setiap saat berkoordinasi intensif agar protokol selalu dapat dijalankan dan dipatuhi secara ketat.
“Setelah memastikan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 senantiasa dapat dipenuhi, fokus PT Angkasa Pura II juga adalah mengaktifkan kembali rute-rute domestik guna mendukung aktivitas perekonomian Indonesia di masa adaptasi kebiasaan baru ini. Bulan ini kami canangkan sebagai fase pemulihan atau recovery untuk lalu lintas penerbangan,” ujar Muhammad Awaluddin.

Pada periode 1 – 5 Juli 2020, rata-rata penerbangan di Soekarno-Hatta adalah 355 penerbangan/hari. Angka ini meningkat dibandingkan rata-rata penerbangan pada periode 1 – 30 Juni 2020 sebanyak 243 penerbangan/hari.

“Setiap harinya slot time penerbangan di Soekarno-Hatta adalah 1.154 slot time dan pada awal Juli 2020 rata-rata yang digunakan adalah 355 slot time, sehingga utilisasi slot time 30,76%. Ini sudah sesuai target kami, yaitu utilisasi slot time minimal 30% pada tahap awal recovery yang dimulai bulan ini,” jelas Muhammad Awaluddin.

Sebelumnya Awaluddin memprediksi jumlah penumpang di 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II pada Juli 2020 dapat meningkat berkisar 20-25% dibandingkan dengan Juni 2020.

“Adapun pada Juni 2020, lalu lintas pesawat di 19 bandara perseroan sebanyak 500 – 550 pergerakan/hari dan jumlah penumpang mencapai 25.000 – 30.000 penumpang/hari,” ungkapnya, Minggu (28/6/2020).

Dia menuturkan peningkatan lalu lintas penerbangan diperkirakan sebagian besar ada di Soekarno-Hatta sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia.

Konektivitas antara Soekarno-Hatta dengan bandara-bandara lain di berbagai wilayah di Indonesia akan dibuka kembali. Begitu juga dengan frekuensi penerbangan di rute-rute yang sudah aktif, diyakini akan semakin meningkat. (awe).