press enter to search

Kamis, 28/01/2021 03:29 WIB

Kemenhub Telah Terapkan Inaportnet di 54 Pelabuhan

Dahlia | Selasa, 01/12/2020 11:18 WIB
Kemenhub Telah Terapkan Inaportnet di 54 Pelabuhan Pengesahan penerapan Inaportnet di 20 pelabuhan (Hubla)

JAKARTA (aksi.id) –  Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah berhasil menerapkan Inaportnet do 54 pelabuhan sejak dimulai tahun 2016. Adapun sejak tahun 2016 hingga tahun 2019 penerapan Inaportnet di pelabuhan telah dilaksanakan pada 33 Pelabuhan dilanjutkan kemarin (38/11/2020) di 20 Pelabuhan.

Go Live Inapornet di 20 pelabuhan tersebut dibuka secara virtual oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, H. Agus R. Purnomo dan dihadiri Kepala Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan laut serta para undangan yang menjadi saksi pada acara Go Live tersebut.

Pelaksanaan Go Live tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan pakta integritas pada 20 Pelabuhan yang telah dilaksanakan pada 18 November 2020 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.

"Dengan dilaksanakannya Go Live, artinya pelayanan kapal dan barang di 20 pelabuhan dimaksud wajib menggunakan Inaportnet agar kegiatan pelayanan kapal dan barang di pelabuhan dapat berjalan dengan lebih cepat, mudah, transparan dan efisien dengan biaya yang lebih murah dan kompetitif," kata Agus pada saat pembukaan secara Virtual, Senin (30/11/2020). Dia mengajak, bersama-sama berupaya untuk penerapan Inaportnet  ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.  

"Saya berharap kedepannya pengembangan Inaportnet di pelabuhan dapat terintegrasi dengan sistem ekosistem logistik nasional melalui Indonesia National Single Window (INSW) yang bertujuan untuk menurunkan harga logistik agar berdaya saing dan meningkatkan implementasi smart logistik di Indonesia," kata Dirjen Agus.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Antoni Arif Priadi  pada saat membacakan laporan kegiatan mengatakan, Pelaksanaan Go live pada hari ini adalah sebagai wujud kesungguhan dan komitmen Kementerian Perhubungan khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam meningkatkan kegiatan pelayanan kapal dan barang di pelabuhan agar terciptanya keselamatan berlayar.

"Untuk itu, pentingnya penguatan pengamanan sistem informasi dalam aplikasi inaportnet pada 20 pelabuhan ini harus dilakukan guna melindungi data dan informasi yang ada dari ancaman cyber," ujar Antoni.

Adapun 53 Pelabuhan yang sudah terapkan Inaportnet yaitu Tanjung Priok, Tanjung Perak, Belawan, Makassar, Tanjung Emas, Banten, Ambon, Bitung, Banjarmasin, Balikpapan, Panjang, Sorong, Gresik, Pelembang, Teluk Bayur, Pontianak, Tanjung Pinang. Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Pekanbaru, Dumai. Jambi, Bengkulu, Tanjung Pandan, Pangkal Balam, Cirebon, Cilacap, Kendari, Benoa, Samarinda, Bontang, Ternate, Jayapura dan Kotabaru.

Pelabuhan Tanjung Buton, Patimban, Palu, Kuala Tanjung, Kijang, Tanjung Wangi, Sunda Kelapa, Lembar, Kupang, Sampit, Tarakan, Manado, Pare-Pare, Gorontalo, Biak, Bau-Bau, Seribu, Marunda, Muara Angke dan Satui. (omy)