press enter to search

Kamis, 04/03/2021 07:34 WIB

Rapid Antigen Gratis di Km 19 Tol Cikampek: Seorang Pemudik Langsung Dibawa Ambulan

Dahlia | Kamis, 24/12/2020 23:28 WIB
Rapid Antigen Gratis di Km 19 Tol Cikampek: Seorang Pemudik Langsung Dibawa Ambulan Foto:aksi.id/BeritaTrans.com

BEKASI (aksi.id) - Sejumlah pemudik libur Nataru mendapatkan pelayanan tes rapid Antigen, yang digelar secara gratis oleh Polda Metro Jaya, di KM 19 Tol Cikampek, Kamis (24/12/2020). 

Gelaran pelayanan rapid Antigen gratis itu ditinjau langsung Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, yang memantau pengamanan liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Tol Cikampek, Kamis (24/12/2020).

 

BeritaTrans.com dan Aksi.id melihat pelaksanaan pelayanan rapid Antigen itu berjalan lancar. Petugas kepolisian bersama tim medis memeriksa sejumlah pemudik Nataru, yang menggunakan kendaraan pribadi.

Bagi mobil, yang hanya mengangkut dua orang, maka rapid Antigen dilaksanakan tanpa turun dari kendaraan (drive thru). Sedangkan bagi kendaraan lebih dua orang, maka dua orang diperiksa di mobil, sedangkan sisanya dites di posko.

Seorang pemudik diketahui langsung dibawa mobil ambulans setelah rapid Antigen. Belum diketahui apakah pemudik itu positif Covid-19 atau ada masalah lain.

Sementara itu, Wakapolri menjelaskan ada enam rest area, yang terdapat fassilitas rapid test drive thru. Rapid Antigen ini pun tidak di pungut biaya sepeserpun, cukup menunjukan KTP sudah bisa rapid.Jadwalnya  mulai pukul 08:00  sampai 19:00. “Kalau kemarin, 166 orang yang rapid Antigen, ada 3 orang yang mengalami positif. Hari ini sudah sebanyak 270 orang dirapid, seorang positif,” ungkap Gatot Eddy Pramono. 

Dia mengutarakan warga yang kedapatan reaktif COVID-19 akan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan test selanjutnya untuk memastikan kesehatannya. 

“Setelah dinyatakan reaktif diberitahukan kepada yang bersangkutan, kemudian disampaikan cek pendalamannya ke rumah sakit yang terdekat atau mungkin ada rumah sakit tertentu mereka akan dibawa ke sana itu yang kita lakukan,” ujarnya. Rapid Antigen tersebut, dia menjelaskan dilaksanakan bersamaan Operasi Lilin hingga 4 Januari 2021. 

Selain untuk menekan penyebaran COVID-19 di libur akhir tahun ini, operasi meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.  “Operasi ini juga untuk meminimalisir terjadinya fatalitas kecelakaan lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, angka kriminalitas, ini yang kita lakukan,” tuturnya. 

Gatot mengimbau warga untuk merayakan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di rumah. Hal itu dilakukan guna mencegah tertular corona atau Covid-19 saat berlibur. "Imbauan dan menjadi harapan kita agar merayakan natal dan Tahun Baru di rumah saja".

Jika memang harus pergi, sambung Gatot, masyarakat diminta menaati penerapan protokol kesehatan Covid-19. Seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak. "Harapan kita agar masyarakat tetap di rumah. Jika ingin pergi atau liburan wajib menaati protokol kesehatan Covid-19," ucapnya. (bagas).