press enter to search

Rabu, 20/01/2021 16:50 WIB

Tentara Israel Tembak 7 Pekerja Palestina hingga Terluka

Redaksi | Rabu, 13/01/2021 12:36 WIB
Tentara Israel Tembak 7 Pekerja Palestina hingga Terluka Bentrok antara tentara Israel dengan warga Palestina di Tepi Barat.

JAKARTA (Aksi.id) - Tentara Israel menembak tujuh pekerja Palestina di kota Tulkarem, Tepi Barat hingga mengalami luka-luka pada Senin (11/1).

Tidak ada komentar dari otoritas Israel atas kejadian tersebut.
Menurut sebuah sumber dari Palestina, tentara Israel menembaki pekerja Palestina yang mencoba menyelinap melalui penghalang yang didirikan oleh Israel di selatan Tulkarem.

Dilansir Anadolu, Israel telah mengeluarkan larangan bagi pekerja Palestina untuk menyeberang yang disebut sebagai upaya untuk membendung penyebaran virus corona.

Pada 2002, di bawah Perdana Menteri Ariel Sharon, Israel membangun penghalang di tanah Palestina yang diduduki untuk mencegah serangan Palestina di dalam wilayah Israel. Sementara orang-orang Palestina menyebut tembok itu sebagai "tembok apartheid".

Sementara itu, di hari yang sama (11/1), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui pembangunan 800 unit pemukiman baru di Tepi Barat yang diduduki.

"Kami dengan senang hati mengumumkan hari ini bahwa 800 apartemen baru telah dibangun di Yudea dan Samaria. Kami di sini untuk bertahan (bahwa) kami terus membangun Tanah Israel," cuit Netanyahu.
 
Menurut perusahaan penyiaran publik Israel, unit baru itu akan dibangun di pemukiman Israel di Tepi Barat utara.

Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur dianggap sebagai "wilayah pendudukan" di bawah hukum internasional, menjadikan semua pemukiman Yahudi di sana ilegal. (ds/sumber CNNIndonesia.com)

Artikel Terkait :

-