press enter to search

Senin, 08/03/2021 22:23 WIB

Mantap, Tim Patroli PLP Tanjung Uban Berhasil Evakuasi Kapal Berbendera Mongolia yang Rusak Mesin

Dahlia | Jum'at, 22/01/2021 15:07 WIB
Mantap, Tim Patroli PLP Tanjung Uban Berhasil Evakuasi Kapal Berbendera Mongolia yang Rusak Mesin Aksi rescue PLP Tanjung Uban

KEPRI (aksi.id) -  Top, tim patroli Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban berhasil selesaikan aksi operasi search and rescue atau SAR Kapal MT. Great Marine Berbendera Mongolia yang hanyut di Perairan Tanjung Berakit, Kepulauan Riau Jumat (22/1/2021).

"Betul sekali ada kejadian tersebut, dengan sigap dan cepat personel kami berhasil melakukan penyelamatan Kapal MT. Great Marine yang hanyut di Perairan Berakit diakibatkan kerusakan mesin/trouble engine," jelas Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban, Capt Handry Sulfian.

Kapal membawa sembilan orang ABK dimana semuanya dalam kondisi selamat tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dijelaskan Handry, usai mendapatkan laporan terdapat kapal MT Great Marine GT 2298 yang hanyut di Perairan Tanjung Berakit Kepri dekat dengan wilayah East Out Port Limited (OPL) Malaysia, pihaknya langsung menerjunkan kapal patroli KPLP KN. Kalimashada P-115 untuk melakukan kegiatan SAR.

"Tiba di lokasi kejadian, personel kami langsung melakukan pemasangan tali Towing ke kapal MT. Great Marine  untuk ditarik menuju Dermaga Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban. Hal ini dilakukan guna pengamanan alur pelayaran di sekitar perairan berakit agar tidak terjadi kecelakaan," urainya.

 

Kapal patroli KPLP KN. Kalimashada P-115 tiba di Dermaga Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban dan berhasil menyandarkan Kapal MT dibantu dua kapal TB.Maiden Bravo dan TB. Maiden I.

Pada kesempatan tersebut Handry menyebutkan, sesuai dengan protokol kesehatan dan guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 pihaknya dibantu petugas karantina juga langsung melakukan rapid test terhadap seluruh kru kapal atau ABK Kapal MT. Great Marine.

"Tiba di Dermaga Tanjung Uban, kami bersama petugas karantina langsung melakukan pemeriksaan rapid test terhadap seluruh kru kapal. Ini harus dilakukan sesuai protokol kesehatan dan guna menekan penyebaran virus Covid-19 maka kita pastikan kru dalam kondisi sehat," ungkap Handry.

Ditambahkan dia, pihaknya selalu siap-siaga penuh 24 jam sehari, tujuh hari seminggu guna menjaga wilayah perairan dan memastikan keselamatan pelayaran di wilayah Kepulauan Riau. (omy)