press enter to search

Sabtu, 10/04/2021 18:32 WIB

3.300 Tenaga Kesehatan di Jabar Ikut Vaksinasi Covid-19

Dahlia | Sabtu, 30/01/2021 20:54 WIB
3.300 Tenaga Kesehatan di Jabar Ikut Vaksinasi Covid-19 Foto: ilustrasi

Bandung (aksi.id) - Sekitar 3.300 tenaga kesehatan di Jawa Barat mengikuti vaksinasi massal Covid-19 pada Sabtu (30/1). Vaksinasi menyasar para nakes yang sama sekali belum mendapatkan jatah suntik vaksin.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen P2P Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Poltekkes Bandung, Jawa Barat. Vaksinasi massal ini, kata dia, diadakan dengan tujuan mempercepat vaksinasi tenaga kesehatan di Jabar.

Adapun rincian nakes tersebut yakni sebanyak 600 orang di Bandung dipusatkan di Poltekkes. Sedangkan nakes lainnya mengikuti vaksinasi di 23 rumah sakit yang tersebar di Jabar.

"Upaya percepatan dilakukan seperti ini yaitu vaksinasi massal. Sebelumnya sudah kami lakukan di Yogyakarta. Jadi di seluruh rumah sakit yang tersebar di Jabar ini totalnya 3.300," ujar Maxi.

Maxi mengungkapkan vaksinasi massal ini akan diduplikasi di sejumlah daerah untuk mengejar target vaksinasi seluruh nakes hingga akhir Februari 2021.

"Vaksinasi bagi tenaga kesehatan sudah dilakukan secara nasional, kalau dilihat kemarin sudah 38 persen. Jadi ini masih sangat jauh daripada target nakes yang harus selesai pada akhir Februari, yang kita harapkan selesai untuk dua dosis," kata dia.

Maxi juga menekankan perlunya SOP untuk melakukan vaksinasi massal guna mencegah kerumunan yang justru akan menjadi sumber penularan Covid-19.

"Kita harapkan protokol kesehatan tetap dilakukan sambil vaksinasi berjalan. Target pak presiden 300 hari seluruh rakyat 181 juta lebih harus divaksinasi," ucapnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menuturkan, pihaknya menargetkan vaksinasi bagi nakes rampung minggu depan atau pada awal pekan Februari 2021.

Ia menjelaskan, Jabar telah menerima 87 ribu vial vaksin Covid-19 untuk nakes pada tahap pertama dari pemerintah pusat. Sedangkan gelombang kedua sebanyak 253 ribu vial vaksin yang didistribusikan ke-27 kota/kabupaten.

"Secara nasional tadi sudah disampaikan vaksinasi pertama harus bisa diselesaikan dalam satu minggu ke depan. Hari ini adalah upaya kita untuk mengakselerasi tenaga nakes (divaksinasi). Mudah-mudahan dalam target satu minggu ke depan dapat diselesaikan dan target yang gelombang kedua diselesaikan minggu kedua Februari," ujar Setiawan.

Setiawan mengatakan para tenaga kesehatan harus segara divaksin agar mereka menjadi tenaga penyuntikan vaksin kepada pelayan publik seperti TNI/Polri, guru, dosen dan pelayan publik yang lainnya.

"Kalau sudah selesai itu target selanjutnya lansia," katanya.

Adapun vaksinasi massal kepada nakes di Jabar tidak lagi menunggu pesan singkat dari pemerintah untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Mereka tinggal mendaftar secara langsung melalui fasilitas kesehatan setempat atau melalui laman bit.ly/vaksinasinakes.

"Jadi nakes bisa langsung daftar di sana dan sudah dimulai. Nanti akan keluar jadwalnya," ujar Setiawan. (lia/sumber:cnnindonesia.com)