press enter to search

Kamis, 24/06/2021 04:46 WIB

Kemenhub Apresiasi Vaksinasi Massal 40.000 Mitra Gojek Melalui Drive-Thru

Dahlia | Kamis, 29/04/2021 17:44 WIB
Peluncuran vaksinasi 40.000 mitra Gojek


JAKARTA (aksi.id) - Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Darat mengapresiasi vaksnasi masal yang dihelat terhadap 40.000 mitra Gojek melalui skema Drive-Thru secara bertahap.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, Covid – 19 sebagai salah satu wabah yang sangat berbahaya dewasa ini, menyebabkan Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah bijak dan cepat untuk kebaikan seluruh masyarakat Indonesia khususnya dalam dunia transportasi," ujar Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani mewakili Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi di Jakarta, Kamis (29/4/2021).
 
Transportasi merupakan urat nadi bagi setiap kehidupan masyarakat. Dengan adanya transportasi tentu memudahkan dalam melakukan pergerakan baik orang maupun jasa. 

Setelah adanya covid – 19 di mana bentuk penularan melalui kontak antarindividu, menyebabkan perlu adanya kebijakan khusus terkait pengaturan masyarakat dalam bertransportasi saat ini. 

Kemenhub mengupayakan dengan menyusun sebuah regulasi bertransportasi dalam masa pandemi, yang menyebabkan adanya pembatasan terhadap kapasitas jumlah penumpang yang ada baik pada transportasi konvensional maupun transportasi berbasis aplikasi semacam Gojek. 

"Pengemudi dan seluruh awak kendaraan merupakan bagian dari garda terdepan dalam melayani pergerakan masyarakat. Oleh karenanya Pemerintah sangat peduli," ungkapnya.

Melalui Surat Menteri Perhubungan kepada Kementerian Kesehatan, diharapkan dapat memberikan prioritas vaksin Covid – 19 kepada Pengemudi dan awak kendaraan yang ada demi terjaganya stabilitas bangsa.

"Pada kesempatan kali ini, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada Gojek Indonesia dan Halodoc atas dedikasi dan bentuk komitmen untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati," kata Yani didampingi Kasubdit Angkutan Orang Handa Lesmana.

Dengan adanya vaksin, dapat diterima masyarakat Indonesia dan juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan transportasi publik. (omy)