press enter to search

Senin, 17/06/2024 06:10 WIB

Persiapan Jalur Mudik, Kasatlantas Polres Kulon Progo Pastikan Kondisi Jalan Menuju Yogyakarta Baik

Redaksi | Rabu, 29/03/2023 23:59 WIB
Persiapan Jalur Mudik, Kasatlantas Polres Kulon Progo Pastikan Kondisi Jalan Menuju Yogyakarta Baik Sejumlah titik yang ditinjau oleh Satlantas Polres Kulon Progo antara lain sepanjang jalur tengah meliputi Toyan–Brosot, jalur selatan Brosot–Sogan Karangwuni, dan Jalan Nasional Temon–Sentolo. Foto: istimewa.

KULON PROGO (Aksi.id) -- Satlantas Polres Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melakukan survey persiapan jalur mudik Lebaran 2023 pada Selasa (28/3/2023).

Survey tersebut dilakukan di setiap jalan di wilayah Kulon Progo, yang menjadi pintu masuk ke Yogyakarta dari sisi barat.

Sejumlah titik yang ditinjau oleh Satlantas Polres Kulon Progo antara lain sepanjang jalur tengah meliputi Toyan–Brosot, jalur selatan Brosot–Sogan Karangwuni, dan Jalan Nasional Temon–Sentolo.

Kasat Lantas Polres Kulon Progo, AKP Johan Rinto Damar Jati, mengatakan kondisi jalan yang akan dilintasi para pemudik tersebut dalam kondisi baik berdasarkan hasil survey.

“Polres Kulon Progo sudah berkoordinasi dengan kementerian PUPR dari pihak dinas provinsi, dengan kesepakatan bahwa jalan Yogyakarta-Purworejo khususnya di wilayah Kulon Progo diupayakan tidak hambatan suatu apapun,“ ungkap Johan, dalam rilis yang diterima, Rabu (29/3/2023).

Namun perlu dicatat, saat ini di sepanjang Jalan Nasional Yogyakarta-Purworejo wilayah Kulon Progo masih ada beberapa titik perbaikan.

Perbaikan jalan tersebut pengerjaannya akan memakan waktu selama 600 hari, dan baru akan berakhir pada Oktober 2023 mendatang.

“Untuk menghadapi libur Lebaran 2023, menjelang H-15 area titik perbaikan jalan tersebut memang belum sempurna. Namun kami upayakan agar kedua lajur tetap bisa dilalui dan tidak ada sistem buka tutup,” kata Johan.

Lalu titik lainnya yang harus diwaspadai para pemudik menurut Kasat Lantas Kulon Progo, ada di jalur selatan tepatnya di wilayah Kapanewon, Glagah, di mana ada satu jembatan yang tidak bisa dilalui.

“Kami sudah berupaya menyiapkan rambu petunjuk arah sesuai dengan hasil koordinasi dengan Dinas Perhubungan kabupaten Kulon Progo,” jelasnya.

Johan menambahkan, pihaknya juga bakal menempatkan papan rambu petunjuk dari arah Purworejo yang masuk Yogyakarta lewat Jalan Selatan atau Daendels di Pasar Glaeng.

“Nanti akan kita arahkan belok kiri supaya para pemudik masuk jalan nasional,” ucapnya.

Sementara itu, untuk para pengendara dari arah Yogyakarta yang melintas menuju Purworejo melalui jalur selatan, akan disiapkan rekayasa lalulintas mulai Simpang 3 Brosot atau di Kecamatan Galur.

“Kita buat petunjuk arah untuk mengalirkan arus lalu lintas menuju ke jalur tengah tembus ke Simpang Tiga Toyan supaya masuk jalan nasional,” terang Johan.

Terakhir, ia akan mendirikan pos pemantauan (pospam) di titik kepadatan lalu lintas Simpang Karangnongko.

“Untuk titik kepadatan lalu lintas Simpang Lima Karangnongko atau di Simpang Tiga Terminal Wates, nanti akan didirikan pospam untuk membantu dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (Dn)