press enter to search

Sabtu, 25/05/2024 18:44 WIB

Tahun 2024, Bandara SMB II Palembang Target Layani 2,7 Juta Penumpang

Ahmad Bashori | Jum'at, 22/03/2024 13:54 WIB
Tahun 2024, Bandara SMB II Palembang Target Layani 2,7 Juta Penumpang R Iwan Winara Mahdar. foto:istimewa

 

PALEMBANG (BeritaTrans.com) - Tahun 2024, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menargetkan melayani penumpang hingga 2,7 juta. 

Pada sebelum pandemi Covid-19 pergerakan penumpang sempat menyentuh 3,2 juta orang dari total kapasitas bandara sebesar 3,4 juta penumpang per tahun. 

Bandara kelolaan PT Angkasa Pura II itu pun terus menyempurnakan layanan agar pengguna jasa nyaman dan betah berlama-lama. 

EGM Bandara SMB II R Iwan Winaya menyampaikan, transformasi dimulai dari alur ketibaan penumpang di area keberangkatan. 

"Di pintu masuk penumpang tak lagi melalui Xray, kami menerapkan sesuai ketentuan," tutur Iwan di Palembang, Jumat (22/3/2024). 

Dengan begitu, penumpang yang membawa aneka barang dapat langsung ke konter check in untuk menaruh bagasi dan mencetak tiket. 

Di area konter check in juga tersedia Travelin Lane lounge untuk penumpang yang ingin mengakses layanan cepat melalui rekam wajah. 

Layanan jalur khusus bagi calon penumpang pesawat ini nantinya, dalam memproses keberangkatan bebas repot tanpa menunjukkan kartu identitas dan boarding pass fisik pada saat pemeriksaan di Security Check Point 2 (SCP 2). 

"Calon penumpang cukup menunjukkan wajah di alat face recognition untuk memverifikasi diri," katanya. 

Setelah melewati SCP 2, penumpang selanjutnya disuguhi dengan beragam kekhasan Sumatera Selatan, mulai dari kain songket yang ditata bak pameran. 

Belum lagi puluhan tenant siap memanjakan mata, lidah, dan giroh belanja oleh-oleh dan cinderamata lainnya sembari menunggu keberangkatan. 

"Buat penumpang anak-anak juga dapat memanfaatkan playground sehingga tidak bosan selama di Bandara," ungkap dia. 

Selain melayani penerbangan regular domestik, di Bandara SMB II ini menurut Iwan juga melayani penerbangan umrah charter. 

"Untuk saat ini satu minggu sekali di hari Kamis," ujarnya. 

Pihaknya juga siap untuk melayani kembali penerbangan internasional yang sempat dihentikan sementara sejak pandemi covid-19. 

Namun hingga endemi, belum kembali dibuka penerbangan internasional tersebut. 

"Dari suara konsumen sudah banyak juga yang menginkan dibuka kembali (penerbangam internasional) namun kami patuh, menunggu perizinannya keluar dari regulator (Kemenhub)," tutup Iwan.(ahmad)