press enter to search

Minggu, 25/08/2019 20:53 WIB

Malam Ini, Kemacetan Kendaraan Mengular di Tol Cikampek dan Jalur Arteri

Redaksi | Jum'at, 07/06/2019 21:26 WIB
Malam Ini, Kemacetan Kendaraan Mengular di Tol Cikampek dan Jalur Arteri Macet di Tol Cikampek. (ist)

JAKARTAMerdeka.com - Hari ketiga Lebaran, arus balik mengarah ke Jakarta di Jalan Tol Cikampek macet total hingga malam hari. Kendaraan mengular terjadi mulai dari Kilometer 66 hingga Kilometer 70. "Aduh, parah Mas malam ini," kata Yadi (30), satu pengemudi.

Kemacetan yang terjadi di Tol Cikampek juga mengakibatkan lalu lintas dari Tol Cikopo Palimanan (Cipali) dan Tol Cipularang di jalur Bandung mengarah ke Jakarta tersendat.

Kemacetan terjadi akibat adanya pertemuan arus di Kilometer 66, antara Tol Cikampek dan Cipularang serta kendaraan dari Tol Cipali.

Untuk mengurai kemacetan, Polres Karawang melakukan rekayasa lalu lintas arah Jakarta dengan memberlakuan contra flow.

Sistem lawan arah, dilakukan di Kilometer 65 di wilayah Dawuan, Kilometer 68 Kalihurip, Kilometer 53 Karawang Timur, serta Kilometer 34 di wilayah Cibatu Bekasi secara situasional.

"Pemberlakukan contra flow diberlakukan Dawuan hingga Cibatu Km 34," kata Kasatlantas Polres Karawang Bariu Bawana, Jumat (7/6).

Imbas dari sistem satu arah di tol, membuat kendaraan dari Jakarta mengarah ke Cipali dialihkan ke jalur Pantura via Cikampek.

Pengalihan arus yang dilakukan membuat kendaraan menuju Gerbang Tol Cikampek Lama dan selepas pintu tol mengarah ke jalur arteri mengalami kemacetan.

Antrean kendaraan mengular di sepanjang jalan Purwakarta-Cikampek dan sejumlah titik di wilayah Cikampek menuju jalan utama Pantura.

Kondisi tersebut dikeluhkan para pengguna jalan. Karena mereka harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk menempuh beberapa kilometer saja.

"Adanya sistem satu arah membuat arus lalu lintas macet. Laju kendaraan hampir tidak bisa bergerak," kata Pengguna jalan, Sudarmanto (55).

Para pengguna jalan juga menilai jika upaya mengurai kemacetan di jalur arus balik mudik dengan sistem satu arah membuat pengguna jalan lain dirugikan.

"Imbasnya dari arah Jakarta keluar Tol Cikampek macet sesekali merayap hanya dengan laju kendaraan 5 km /jam. Karena ada one way," keluhnya. (ds/sumber merdeka)