press enter to search

Sabtu, 10/04/2021 19:40 WIB

Pemerintah AS Resmi Larang Warganya ke China

Redaksi | Jum'at, 31/01/2020 13:06 WIB
Pemerintah AS Resmi Larang Warganya ke China Presiden Donald Trump di acara penandatanganan perjanjian perdagangan dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi mengeluarkan larangan pada warganya agar tidak melakukan perjalanan ke China. Larangan ini dikeluarkan Kementerian Luar Negeri AS, Kamis (30/1/2020) malam waktu setempat atau Jumat (31/1).

Semakin masif-nya penyebaran corona serta warning dari lembaga kesehatan dunia PBB, WHO, menjadi alasan. Saat ini, kasus corona meningkat hingga 8000-an kasus dengan angka kematian 213 orang.

Dalam keterangannya sebagaimana dilansir AFP, AS meningkatkan level travel advise ke level-4 atau "do not travel". Artinya masyarakat tidak boleh bepergian ke wilayah tersebut.

Travel advise sendiri terbagi dalam empat level. Level pertama adalah exercise normal safety precautions, kedua adalah xercise a high degree of caution dan ketiga adalah reconsider your need to travel.

Wabah corona merebak di Wuhan, Provinsi Hubei, China Desember lalu. Sejak itu, bukan hanya China, sejumlah negara pun mengonfirmasi adanya kasus corona ke negaranya.

Hingga Jumat (31/1/2020) ada total 21 negara yang mengakui penderita corona di negaranya. Rata-rata yang terinfeksi adalah turis China atau warga yang baru saja mengadakan perjalanan ke China.

AS juga termasuk negara yang mengonfirmasi adanya kasus corona di negeri itu. Sebelumnya, AS telah melakukan upaya evakuasi warganya yang terjebak di China.

Evakuasi bahkan dilakukan melalui udara. Selain AS, evakuasi ini juga dilakukan sejumlah negara lain, termasuk Jepang dan Australia. (ds/sumber CNBC)