press enter to search

Minggu, 29/11/2020 12:18 WIB

Pesawat Ryanair Mendarat Darurat Gegara Ada Perkelahian Brutal di Kabin

Dahlia | Senin, 19/10/2020 20:59 WIB
Pesawat Ryanair Mendarat Darurat Gegara Ada Perkelahian Brutal di Kabin Foto: ilustrasi

JAKARTA (aksi.id) – Pesawat maskapai Ryanair yang berangkat dari Bandara Liverpool menuju Bandara Tenerife Selatan harus dialihkan ke Lisbon karena insiden yang tak terduga.

Hal ini terjadi karena ada penumpang yang berkelahi hingga banyak cipratan darah.
Saat mendarat, polisi menaiki pesawat Ryanair untuk menurunkan penumpang tersebut.

Dilansir dari Mirror, pesawat tersebut berangkat dari Bandara Liverpool pada pukul 6.29 pagi dan dijadwalkan mendarat di Bandara Tenerife Selatan pukul 10.40 pagi pada hari Jumat, 16 Oktober 2020.

Namun, karena ada pertikaian penumpang, penerbangan Ryanair FR4346 dialihkan ke Lisbon di mana ia bertemu oleh polisi setempat.

Pihak maskapai mengkonfirmasi bahwa penumpang telah dikeluarkan oleh polisi sebelum penerbangan dilanjutkan ke Pulau Canary.

Seorang juru bicara Ryanair mengatakan jika penerbangan dari Liverpool ke Tenerife (16/10/2020) dialihkan ke Lisbon setelah penumpang mengganggu penerbangan.

“Pesawat mendarat dengan normal dan penumpangnya dikeluarkan oleh polisi pada saat kedatangan, kemudian pesawat melanjutkan ke Tenerife.”

Seorang penumpang dalam penerbangan tersebut mengatakan jika ada beberapa teriakan di bagian belakang pesawat, kemudian, pramugari berlari ke belakang pesawat.

Pria itu, yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan sebelum terjadi pertengkaran situasi di pesawat tenang.

Kemudian, terjadilah pertengkaran penumpang di pesawat yang mengakibatkan penerbangan pesawat dialihkan.

Ketika pesawat mendarat di Lisbon, penumpang mengatakan pintu pesawat dibuka dan sekitar lima petugas polisi Portugis masuk ke dalam pesawat.

Dia menambahkan penumpang lain bersorak ketika pria yang mengganggu itu dikeluarkan oleh polisi.

Pihak-pihak yang mengurus masalah tersebut mendapatkan pujian karena dapat dengan tenang mengatur situasi seperti ini.

Anthony Ainsworth dari Tuebrook sedang dalam penerbangan pulang saat anggota awak kabin yang sama berbicara kepada penumpang mengenai penerbangan dramatis tersebut.

Dia mengatakan bahwa salah satu awak kabin berbicara dengan salah satu pelanggan dalam penerbangan.

Kemudian, terjadi perselisihan yang menimbulkan perkelahian hebat sehingga banyak darah berceceran.

Mereka mencoba menenangkan situasi dan mengikat penumpang yang tak sopan tersebut.

Anthony menambahkan bahwa pada penerbangan kembali, seorang anggota staf kabin berlumuran darah di baju mereka.

Ryanair mengatakan polisi setempat sedang menangani insiden tersebut. (dan/Tribunnews/Foto: Ilustrasi/Ist)