press enter to search

Minggu, 11/04/2021 10:03 WIB

Cara Mencegah Efek Samping Vaksin Corona pada Lansia

Dahlia | Minggu, 07/03/2021 22:31 WIB
Cara Mencegah Efek Samping Vaksin Corona pada Lansia Foto: ilustrasi

Jakarta (aksi.id) - Vaksinasi Covid-19 pada lansia atau yang berusia di atas 60 tahun dapat menimbulkan sejumlah efek samping. Namun, sebelum kekhawatiran itu muncul, berikut sejumlah cara untuk mencegah efek samping vaksin covid-19 pada lansia.

Ahli Geriatri Profesor Siti Setiati menjelaskan proses penuaan menyebabkan respons tubuh berkurang terhadap vaksin.

"Proses penuaan mengurangi sensitivitas terhadap patogen baru dan respons ke vaksin," kata Siti dalam webinar Entrasol, Minggu (7/3).

Berdasarkan penelitian, efek samping vaksin Covid-19 pada lansia tergolong ringan hingga sedang.

Efek lokal atau di area yang disuntik dapat berupa kemerahan, bengkak dan nyeri. Sedangkan efek sistemik dapat berupa demam, sakit kepala, pusing, mual, muntah, dan diare.

Pada kasus yang jarang, vaksin pada lansia dapat menjadi stressor yang bisa mengakibatkan kematian.

"Seperti 23 kematian lansia setelah vaksinasi Pfizer di Norwegia, walaupun dikatakan bukan karena faktor vaksinnya," ucap Siti.

Efek samping Covid-19 pada lansia ini bisa dicegah dengan sejumlah cara. Berikut caranya:

1. Mengoptimalkan sistem imunitas tubuh
Pastikan daya tahan tubuh lansia tetap terjaga dengan istirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi, dan berolahraga yang teratur.

2. Menjaga dan meningkatkan kebugaran
Lakukan aktivitas fisik atau olahraga yang teratur 150 menit setiap minggu atau 30 menit setiap hari lima kali dalam seminggu.

3. Menghindari stres
Kelola stres pada lansia dengan baik. Stres dapat menjadi faktor pemicu peradangan dan melemahnya sistem imunitas. Kelola stres dengan banyak berinteraksi dan melakukan aktivitas yang menyenangkan.

4. Menghindari dan mengendalikan penyakit komorbid
Hindari penyakit penyerta yang rentan terjadi pada lansia. Jika sudah memiliki penyakit penyerta, kelola atau kontrol dengan baik agar tidak merusak tubuh atau menjadi semakin parah. Jalani gaya hidup sehat untuk mencegah keparahan penyakit.

5. Mencegah atau memperbaiki kondisi malnutrisi
Pastikan lansia mendapatkan asupan nutrisi yang baik untuk mencegah kekurangan maupun kelebihan gizi. Rata-rata lansia perempuan membutuhkan 1.700 kalori setiap hari. Sedangkan lansia laki-laki membutuhkan 2000 kalori tiap hari.

6. Menghindari polifarmasi
Polifarmasi adalah minum obat dalam jumlah banyak. Sebisa mungkin hindari minum obat terlalu banyak.

Obat-obatan dapat mempengaruhi cara kerja vaksin. Konsultasikan pada dokter mengenai obat-obatan yang dikonsumsi. Terapkan pola hidup sehat agar tidak sakit dan tidak harus meminum obat yang banyak di hari tua.

(lia/sumber:cnnindonesia.com)