press enter to search

Sabtu, 15/05/2021 04:51 WIB

Menhub Harap Proyek Percontohan BPTJ Hadirkan BTS Bogor Terlaksana Baik

Dahlia | Rabu, 28/04/2021 14:09 WIB

JAKARTA (aksi.id) - Kementerian Perhubungan genjot pengembangan angkutan umum.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, Kemenhub ingin sekali meningkatkan pelayanan angkutan umum yang menjadi salah satu visi pemerintah.

"Oleh karenanya kita ingin membuat upaya pengembangan angkutan massal berbasis jalan dengan skema pembelian layanan (buy the service/BTS)," tutur Menhub saat menjadi pembicara kunci di Webinar BPTJ dengan tema "Penataan Lalu Lintas Angkutan Perkotaan Melalui Skema Pembelian Layanan Buy The Service (BTS) Di Kota Bogor", Rabu (28/4/2021).

Tentu saja dengan memenuhi aspek kenyamanan keamanan keselamatan keterjangkauan dan memenuhi aspek kesehatan.

Dia berharap proyek percontohan BPTJ ini akan dilaksanakan dengan baik untuk transportasi massal lebih baik lagi.

Menurutnya, banyak daerah yang belum maksimal angkutan massal berbasis jalannya.

"Program BTS ini dalam skala nasional masih embrio tapi kita harapkan ini bisa berkelanjutan dan massal dan kehadiran bus yang aman dan nyaman yang kita utamakan," ungkapnya.

BTS sudah jalan di beberapa kota dan mendapatkan tanggpan antusias di Medan, Palembang Surakarta, Yogyakarta dan Denpasar. 

Pihaknya sudah akomodir lebih dari 1 juta perjalanan masyarakat. Walaupun memang pada 2 Des 2020 dibatasi dengan 50 persen sudah sampai 1,5 juta. 

"Ini memang menjadi bukti BTS penting tidak hanya di lima kota tapi kota lain," ujar Menhub.

Dengan tegas dia minta upaya ini dijalankan dengan seksama dan matang. 

"Pengamat berikanlah catatan yg maksimal. Bu Eem (anggota DPR) juga monggo silakan berikan masukan karena kita akan memberikan upaya layanan bagi masyarakat," imbuhnya.

Dengan adanya jangka menengah BTS akan dikembangkan di wilayah Jabodetabek lain. 

"Kita harapkan di Bogor dilakukan dengan baik dan cermat dan melibatkan stakeholders. Ini in sya Allah bisa membantu agar angkutan moderen yang massal lebih baik dan jangkauan di kotanya lebih baik," pungkas Menhub. (omy)