press enter to search

Selasa, 22/06/2021 17:25 WIB

Korban Meninggal Akibat Serangan Israel Bertambah Menjadi 24 Orang

Redaksi | Rabu, 12/05/2021 06:29 WIB
Korban Meninggal Akibat Serangan Israel Bertambah Menjadi 24 Orang ANTARA FOTO/REUTERS/AMMAR AWAD Warga Palestina bereaksi ketika polisi Israel menembakkan granat setrum selama bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsa, di tengah ketegangan atas kemungkinan penggusuran beberapa keluarga Palestina dari rumah di wilayah yang diklaim oleh orang Yahudi, pemukim di lingkungan Sheikh Jarrah, di Kota Tua Yerusalem, Jumat (7/5/2021).

GAZA (aksi.id) - Korban meninggal dunia akibat serangan pasukan Israel di Jalur Gaza pada Senin (10/5/2021) bertambah menjadi 24 jiwa.

Kementerian Kesehatan Palestina mencatat tiga korban meninggal pada Selasa (11/5/2021) akibat serangan baru.

Sementara itu, jumlah korban luka juga bertambah jadi 103 orang.

Serangan terbaru itu menghantam sebuah rumah di barat Jalur Gaza. Korbannya seorang perempuan dan seorang penyandang disabilitas.

Pada Senin malam, tentara Israel mengumumkan peluncuran Operasi Penjaga Tembok di Jalur Gaza sebagai respons atas "banyak roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke selatan Israel".

Ketegangan meningkat di Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur sejak pekan lalu, ketika pemukim Israel menerobos masuk area permukiman itu, setelah pengadilan Israel memerintahkan penggusuran keluarga Palestina di sana.

Warga Palestina yang menggelar unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas dengan warga Sheikh Jarrah pun menjadi sasaran pasukan Israel.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan menguasai seluruh wilayah kota pada 1980, sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.  (ny/Sumber: Serambinews.com)