press enter to search

Minggu, 11/04/2021 11:38 WIB

Sistem Pembayaran TPK Koja Terganggu, Pengusaha Angkutan Kontainer Merugi

Wilam chon | Jum'at, 26/02/2021 02:04 WIB
Sistem Pembayaran TPK Koja Terganggu,  Pengusaha  Angkutan Kontainer Merugi Parkiran motor petugas PPJK urus barang impor/ekspor di TPK Koja

JAKARTA (Aksi.id) - pengusaha angkutan barangmenderita kerugian cukup besar akibat adanya gangguan operasional khususnya truk trailer pengangkut petikemas selama dua hari berturut-turut (Rabu dan Kamis ini), bahkan kemungkinan sampai Jumat (26/2/2021) besok.

Hal itu ditegaskan Ketum DPP Asosiasi Pengusha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan, Kamis (25/2/2021) malam.

Dia mengatakan gangguan kelancaran angkutan barang pada hari Kamis (25/2/2021) terjadi akibat kegagalan sistem pembayaran jasa layanan di terminal petikemas TPK Koja, Tanjung Priok.

Akibatnya antrian petugas PPJK yang mau mengurus pembayaran Kartu Ekspor untuk barang ekspor dan pembayaran penimbunan, Lo Lo dan jasa layanan lainnya untuk barang impor teruus membludak di Billing. " Makin malam kerumunan semakin menumpuk kayaknya sulit mempertahankan prokes ," ujarnya.

Sehari sebelumnya (Rabu 24/2/20221), kata Tarigan, kelancaran angkutan barang terganggu akibat Sistem layanan di Bea Cukai aplikasi CEISA (Centralized Integrated Inter- Connected Automated) mengalami masalah.

Dia mengatakan kerugian pengusha angkutan (kehilangan pendapatan) dalam dua hari ini sekitar Rp 4 juta /truk trailer yang operasionalnya tergangu.

"Kegugian kemungkinan akan bertambah karena besok diperkirakan operasional di TPK Koja belum lancar. Sebab sampai Kamis malam masih terus diperbaiki.

"Saya sudah tanya ke manajemen TPK Koja kapan perbaikan sistem pembayaran selesai? hanya dijawab dalam proses" ujar Tarigan.

Safuan, Sekper TPK Koja dihubungi Aksi.id mengatakan pihaknya saat ini sedang memperbaiki kendala teknis yang terjadi pada sistem pembayaran. (wilam)

 

Keyword TPK Koja